Seminar Kemaritiman di UMRAH, Gubernur Ansar Ajak Mahasiswa Lakukan Inovasi Bangun Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menjadi narasumber pada Seminar Kemaritiman di Auditorium UMRAH Tanjungpinang Jumat (4/11/2022).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menjadi narasumber pada Seminar Kemaritiman di Auditorium UMRAH Tanjungpinang Jumat (4/11/2022).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengajak Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang-Kepri, melakukan inovasi bersama dan meningkatkan SDM dalam membangun Provinsi Kepri ke depan.

Hal itu dikatakan Ansar saat hadir sebagai pembicara di Seminar Kemaritiman tentang “Perspektif Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Kepulauan soal Infrastruktur Kemaritiman dalam Visi Indonesia Maju” di Auditorium UMRAH Tanjungpinang Jumat (4/11/2022).

Gubernur Ansar Ahmad, mengatakan Provinsi Kepulauan Riau bangga memiliki mahasiswa yang berpikir kritis dan kreatif demi mewujudkan Kepri semakin sejahtera dan turut mengajak melakukan inovasi-inovasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hal ini menunjukkan, bahwa kualitas pendidikan di Kepri semakin baik karena mahasiswanya dapat memikirkan kesejahteraan daerahnya, mari kita lakukan inovasi-inovasi secara bersama-sama guna membangun Kepri semakin sejahtera kedepannya,” tegas Gubernur Ansar.

Pada kesempatan itu,sejumlah mahasiswa juga berkesempatan untuk bertanya terkait dengan peran pemerintah dalam penyetaraan pembangunan infrastruktur di daerah kepulauan ini.

Demikian juga pertanyaan mengenai program yang dilakukan Gubernur Ansar dalam memperjuangkan RUU Daerah Kepulauan, serta bagaimana penyetaraan program pendidikan dan program kesehatan untuk daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Atas sejumlah pertanyaan itu, Ansar mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri lanjut Ansar, telah melakukan upaya-upaya untuk pembangunan infrastruktur dan program-program tersebut yang telah selesai dan sedang dalam tahap pembangunan.

“Adik-adik harus terus mengikuti perkembangan pembangunan ini, dimulai dari infrastruktur, Kepri sendiri telah menjalankan pembangunan 77 titik Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar di Kepri, hal ini akan meningkatkan penyebaran informasi akan semakin mudah diakses,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ujar Gubernur Ansar, namun manfaat revitalisasi Ibu Kota Kepri hampir selesai dan akan segera di rasakan, banyak yang sedang di bangun. Dan tahun depan Pulau Penyengat akan di tingkatkan kembali infrastrukturnya, kemudian program untuk di daerah 3T sudah beberapa di proses pembangunannya. Termasuk soal penataan pendidikan dan pembangunan fasilitas kesehatan akan terus di gesa pelaksanaannya .

Gubernur Ansar juga memaparkan, gambaran umum wikayah Kepri yang terdiri dari 96 persen laut dan 4 persen daratan membuat akses dalam pembangunan tidak selancar pembangunan di daratan.

Atas hal itu lanjutnya, butuh waktu dalam prosesnya, serta perencanaan yang matang dalam pemanfaatannya, hal ini yang harus digesa dan menantikan semua tahap pembangunannya.

Ansar juga menanggapi pernyataan mahasiswa terkait langkah pemerintah dalam RUU Daerah Kepulauan. Menurutnya, hal tersebut perlu ditanggapi secara bersama-sama dengan Asosiasi Daerah Kepulauan dan Rektor Universitas Kemaritiman se-Indonesia.

“Terkait RUU, saya akan coba mengajak Asosiasi Daerah Kepulauan, yang diketuai oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) dan bersama Rektor Universitas dibidang kemaritiman di seluruh Indonesia, untuk membicarakan hal ini, akan kita upayakan segera,” pungkasnya.

Terakhir, Gubernur Ansar menghimbau mahasiswa agar terus meningkatkan ilmu pendidikan dan menjadi Agent Of Change bagi Kepri.

“Tidak ada kemajuan daerah yang baik tanpa adanya pendidikan yang berkualitas serta tanpa pemuda yang kritis pembangunan juga akan terhambat perkembangannya.”

“Pesan saya, teruslah menimba ilmu setinggi-tingginya dan jadi pemimpin yang membawa Kepri semakin sejahtera ke depan,” tutup Gubernur Ansar.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.