Korban PMI Ilegal Tenggelam di Batam Jadi 8 Orang, Satu Orang Anak Umur 3 Tahun

*Korban Meningal 1 Orang Selamat 1 Orang, 6 orang Masih Hilang

Tim SAR mengevakuasi 1 orang PMI yang tewas di Perairan Batam. (Foto: Basarnas)
Tim SAR mengevakuasi 1 orang PMI yang tewas di Perairan Batam. (Foto: Basarnas)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 6 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tenggelam di perairan Kabil Batam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Slamet Riyadi, mengatakan jumlah penumpang yang ada di kapal ternyata berjumlah 8 orang.

Sampai saat ini baru 2 orang perempuan yang ditemukan, 1 orang meninggal dunia perempuan berinisial Y.

Saat ini Tim SAR gabungan dari Pos SAR Batam, Pol Air Polda Kepri, Baharkam, TNI AL, PLP Tanjung Uban, dan masyarakat setempat.

“Tim masih mencari 6 Orang diantaranya 4 orang laki-laki, 1 orang perempuan, 1 orang anak usia 3 tahun,” ungkap Slamet Riyadi dalam rillis yang dikirim, Rabu (16/11/2022).

Terpisah Dir Pol Airud Polda Kepri, Kombes Pol Boy Herlambang membenarkan bahwa kapal kayu yang tenggelam membawa 8 orang penumpang yang merupakan PMI ilegal.

Namun Boy belum memberikan keterangan detai terkait kejadian tersebut.

Diketahui, sebuah Kapal Kayu yang diduga mengangkut 7 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Batam ke Malaysia, tenggelam di perairan Kabil Batam sekitar pukul 21.45 WIB, Senin (14/11/2022).

Namun setelah data terkini bahwa Basarnas menyebutkan korban dalam kejadian sebanyak 8 orang.

Kecelakaan kapal kayu (Longboat) itu, tenggelam di perairan Kabil Batam dengan perkiraan lokasi titik koordinat 01° 05’289″N 104°09’716″E.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Foto : Tim SAR mengevakuasi 1 orang PMI yang tewas di Perairan Batam

Penulis: Roland
Editor : Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.