Kata BPS Berkurang Tapi Pengangguran Terbuka Kepri Nomor Dua Tertinggi di Indonesia

Gubernur Ansar menyambangi para pekerja (Foto: Humas)
Gubernur Ansar menyambangi para pekerja (Foto: Humas)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, menyatakan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2022 menurun 1,68 persen dibandingkan Agustus tahun lalu.

Namun kendari berkurang, hingga saat ini TPT Kepri masih diatas TPT nasional yang mencapai 5,86 persen. Dan TPT Kepri 8,23 persen atau berada di peringkat kedua tertinggi setelah Jawa Barat dengan TPT 8,31 persen.

“Penurunan TPT Kepri ini terbesar secara nasional dari angka 9,91 persen pada Agustus 2021 menjadi 8,23 persen di bulan Agustus 2022 atau berkurang 1,68 persen,” tulis BPS Kepri dalam rilisnya Senin (7/11/2022).

BPS juga mengatakan, Penurunan TPT Kepri tersebut dipengaruhi pemulihan ekonomi yang terus digesa, kebijakan program pemerintah, serta pandemi Covid-19 yang melandai.

Pengurangan TPT Kepri lanjutnya, ditandai dengan meningkatnya jumlah pekerja penuh, sehingga angkatan kerja sebanyak 1,155 juta orang itu saat ini telah bekerja atau bertambah sebanyak 68,5 ribu orang dari tahun 2021 atau naik 6,31 persen.

Dengan pengurangan itu, Jumlah pengangguran Kepri yang sebelumnya 105,8 ribu orang saat ini menjadi 103,7 ribu orang, dari 1,259 juta angkatan kerja pada Agustus 2022.

BPS juga menjelaskan, pekerja penuh naik 88,2 ribu menjadi 916,8 ribu orang, hingga berkorelasi dengan penurunan pekerja paruh waktu sebanyak 9,7 ribu menjadi 181,8 ribu orang dan setengah pengangguran turun 9,8 ribu menjadi 57,2 ribu orang.

Pekerja paruh waktu menurut BPS adalah, mereka yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu tetapi tidak mencari pekerjaan lain atau tidak bersedia mencari pekerjaan lain.

Sedangkan setengah penganggur adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu, tetapi masih mencari atau menerima pekerjaan tambahan.

Sementara itu, Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan untuk pekerja yang terbesar adalah Sektor Penyediaan akomodasi dan Makan Minum. Sektor pekerjaan ini menurut BPS meningkat 35,8 ribu orang.

Sedangkan sektor lapangan kerja yang mengalami penurunan adalah sektor jasa pendidikan dengan penurunan sebesar 19,2 ribu orang.

“Selama Agustus 2021–Agustus 2022, lapangan usaha industri pengolahan masih menjadi sektor tertinggi penyerap tenaga kerja, yaitu sebanyak 297,8 ribu orang. Sementara lapangan usaha industri perdagangan dan penyediaan akomodasi/makan/minum masing-masing menyerap sebanyak 201,2 ribu dan 112,8 ribu tenaga kerja” sebut BPS Kepri.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.