Polisi Amankan 5 orang di Kasus Pembacokan Karyawan Resto Stanley Tanjungpinang

Polisi Amankan 5 orang di Kasus Pembacokan Karyawan Resto Stanley Tanjungpinang. (Foto: Roland)
Polisi Amankan 5 orang di Kasus Pembacokan Karyawan Resto Stanley Tanjungpinang. (Foto: Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Polsek Tanjungpinang Timur mengamankan 5 pria terduga pelaku, yang terlibat dalam perkelahian dan pembacokan karyawan di Resto Stanley’s Pattisserie di KM 11 Kota Tanjungpinang.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP. Adam Yusrizal Sasono, melalui Katim Buser Unit Reskrim Aipda. Dohar Sibagariang, mengungkapkan kronologis kejadian berawal dari keributan dua karyawan di Resto Stanley’s.

Perkelahian sendiri, berawal ketika karyawan berinisial MA buang air kecil. Kemudian karyawan inisial RE menggedor-gedor pintu toilet.

“Karena tidak terima, setelah keluar MA langsung memukul RE,” ujar Dohar di Kapolsek Tanjungpinang Timur, Kamis (24/11/2022).

Atas kejadian itu, selanjutnya RE menelpon abangnya berinisial AN. Dan AN saat itu, langsung datang ke TKP dengan mengajak sejumlah temanya termasuk AG.

Related Posts

Sesampainya di lokasi, AN langsung berkelahi dengan MA. Dan saat perkelahian itu, tiba-tiba AN langsung mengambil pisau daging, demikian juga dengan MA hingga akhirnya, keduanya adu tanding dan berkelahi dengan menggunakan pisau.

“Saat AN mengarahkan pisau ke arah MA, ternyata pisaunya meleset sehingga mengenai tangan temannya sendiri AG,” jelasnya.

Akibatnya, tangan sebelah kanan AG mengalami luka terkena sabetan. dan dilarikan ke Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RS RAT).

“Sedangkan MA saat itu langsung kabur dengan membawa pisau dan membela diri,” ucapnya.

Atas kejadian ini, sebanyak 5 saksi dan pelaku diantaranya MA, RE, AG, AN dan ID diamankan. Kelima orang ini, merupakan karyawan dari Resto.

“Untuk motif, sementara kami simpulkan karena ketersinggungan, Dan penyidik masih melakukan pemeriksaan karena mereka saling membuat pengaduan,” sebutnya.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.