Sebulan Jelang Nataru Tiket Kapal Pelni Habis Terjual

*Warga Minta Pemerintah Tambah Armada

Sebulan Jelang Natal dan tahun baru tiket kapal Pelni habis terjual, sejumlah warga yang mau membeli tiket di PT Pelni Tanjungpinang sudah tidak kebagian. (Foto: Roland)
Sebulan Jelang Natal dan tahun baru tiket kapal Pelni habis terjual, sejumlah warga yang mau membeli tiket di PT Pelni Tanjungpinang sudah tidak kebagian. (Foto: Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Satu bulan menjelang Natal dan Tahun Baru, tiket kapal Pelni tujuan Belawan Sumatera Utara dari Batam dan Bintan Habis terjual.

Kepala urusan (Kaur) Operasional PT. Pelni Cabang Tanjungpinang, Suharto Ginting, mengatakan tiket Kapal Pelni dari Pelabuhan Sekupang Batam tujuan Belawan Medan itu, telah habis terjual sejak November 2022 lalu atau sebulan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Pembelian katanya, telah dilakukan masyarakat melalui sistem online dan secara langsung datang ke kantor Pelni di Batam dan Tanjungpinang.

“Proses pembelian tiket kapal saat ini telah dilakukan melalui sistem online. Masyarakat bisa melakukan pembelian melalui situs resmi Pelni.co.id atau membayar langusung ke Kantor Pos Indomart dan Alfamart,” sebutnya Senin (28/11/2022).

Untuk tiket KM. Kelud dari Batam ke Belawan lanjutnya, sudah habis terjual untuk tanggal 18 dan 28 Desember 2022.

Suharto memaparkan, untuk jadwal keberangkatan kapal Pelni KM. Kelud dari Batam ke Belawan Medan, hanya ada pada tanggal 18,19, 20, 22 dan 28 Desember 2022.

Kapal ini, lanjutnya, merupakan kapal yang dari Jakarta ke Batam, Kemudian melanjutkan perjalanan ke Belawan Sumatera utara.

“Kapasitas KM Kelud kurang lebih 2 ribu penumpang untuk semua kelas,” jelasnya.

Ia menyampaikan, bahwa pihaknya telah berupaya untuk menghandle pembelian tiket tersebut. Namun, ternyata animo masyarakat yang ingin mudik sangat besar, hingga pembelian tiket tidak terbendung dan habis terjual.

“Saat ini tidak ada kapal dari Kijang lagi, semua dari Batam khusus untuk KM. Kelud,” kata Suharto.

Namun demikian Suharto Ginting meminta masyarakat tidak perlu risau dan khawatir tentang habisnya tiket itu, Karena PT. Pelni lanjutnya, saat ini tengah mengupayakan penambahan seat (tempat duduk) jika memang direstui oleh pemerintah pusat.

“Jika nanti dari pemerintah pusat memberi kelonggaran seperti penambahan kuota seat maka tiket akan dijual kembali,” katanya.

“Biasanya penambahan seat seperti tahun sebelumnya 100 sampai 200 penumpang tapi itu non seat (tanpa kamar),” tambah Suharto.

Terpisah salah satu warga Tanjungpinang, Ominta Br. Sinurat, mengaku sangat bingung bagaimana cara keluarga dan anak-anaknya mau pulang karena tidak mendapatkan tiket KM. Kelud lagi.

Seandainya, Ia bersama 7 orang anak dan suaminya berencana akan pulang Natal dan tahun menemui orang tuanya di kampung halaman pada tanggal 28 Desember 2022.

“Itulah bingung dari Minggu kemarin sudah kesini tapi kata Orang Pelni Ini Tiket sudah habis. Sudah 7 tahun tidak pulang kampung,” katanya.

Ominta juga merasa sedih karena ingin melihat orang tuanya yang sudah tua di kampung halaman.

“Tak pulang takut durhaka sama orang tua,” jelasnya.

Ia berharap, pemerintah bisa menambah armada kapal dan seat tujuan Batam ke Belawan, hingga dirinya bersama warga yang ingin merayakan natal dan tahun baru bersama orang tuanya bisa terwujud.

“Kami sangat berharap, ada penambahan kapal dari Kepri ke Sumatera, ini kami menunggu kejelasan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, harga tiket Kapal Pelni masing-masing kelas di KM. Kelud Rp. 768 ribu untuk kelas 1 A, kemudian Rp. 628 ribu Kelas 1B, dan Rp. 431 ribu untuk kelas 2B, dan ekonomi Rp. 244 ribu.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.