Gubernur Ansar Sebut, Kebijakan Multiple Entry Visa dan VoA Imigrasi Akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad Sebut, kebijakan Multiple Entry Visa dan VoA Imigrasi Akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kepri
Gubernur Kepri Ansar Ahmad Sebut, kebijakan Multiple Entry Visa dan VoA Imigrasi Akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kepri

PRESMEDIA.ID, Batam – Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, mengaku sangat senang dan mengapresiasi kebijakan Kementerian Hukum dan HAM melalui Dirjen Imigrasi, yang meluncurkan (Launching) layanan Multiple Entry Visa, Second Home Visa dan VoA bagi WNA dan pelaku bisnis Global di Batam provinsi Kepri.

Dengan penunjukan Kepri sebagai tempat launching multiple entry visa di Wilayah Indonesia ini lanjut Ansar, menjadi bukti nyata pemerintah terus memberikan kemudahan kepada pelaku bisnis global di Indonesia dan khususnya Batam.

Launching multiple entry visa, diakui Gubernur Ansar, akan memberikan dampak positif bagi tumbuhan sektor bisnis dan juga pariwisata di Kepulauan Riau.

“Karena pelaku bisnis global dari berbagai negara tersebut, akan dengan mudah, keluar masuk guna mengurus berbagai kepentingan bisnisnya di Indonesia dan Kepri khususnya,” ujarnya.

Atas terobosan yang dilakukan imigrasi ini, Ansar mengatakan, menjadi jawaban atas ajuan yang disampaikan dalam memudahkan, WNA dan pebisnis datang dan berkunjung ke Kepri.

“Alhamdulillah apa yang kita usulkan ini, hari ini diakomodir oleh pemerintah pusat. Semoga dunia bisnis dan wisata Kepri makin cepat pulih dengan kebijakan ini,” ujar Ansar.

Gubernur Ansar juga mengaku yakin, dengan multiple entry visa akan menambah minat para pelaku usaha termasuk di kawasan Eropa, yang akan berinvestasi di Indonesia khususnya Kepri. Bahkan tidak sedikit pelaku bisnis di luar negeri, akan mengambil kesempatan ini, guna mereka mengembangkan bisnisnya, tambah Gubernur Ansar.

Kebijakan ini juga diakui Gubernur Ansar, akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Kepri. Jika saat ini, wisatawan yang datang ke Kepri berjumlah 275 ribuan orang, maka sampai akhir tahun kita targetkan 500 ribuan orang kembali masuk.

“Bahkan dengan kebijakan ini akan membuat para pelaku usaha makin lama tinggal di Kepri,” tambahnya.

Sementara itu, Chairman Citramas Group Chris Wiluan mendukung berbagai langkah dan program yang dikeluarkan pemerintah bagi Kepri.

Karena katanya, calon investor dari luar seperti Thailand, Vietnam dan China, juga telah siap memanfaatkan kebijakan tersebut untuk melancong dan datang ke Kepri menjajaki investasi.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.