Dugaan Penyelewengan Anggaran di Kominfo Kepri Diserahkan Kejati ke APIP

Foto Tangkapan Pembagian Anggaran APBD 2022 di Provinsi Kepri (Foto: Presmedia)
Foto Tangkapan Pembagian Anggaran APBD 2022 di Provinsi Kepri (Foto: Presmedia)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kejaksaan Tinggi Kepri menyerahkan penanganan dugaan penyelewengan anggaran di dinas Kominfo Kepri ke Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Penyerahan penanganan itu, dilakukan Kejati Kepri, setelah sebelumnya, Kejati Kepri menerima laporan masyarakat atas dugaan korupsi penyelewengan anggaran di dinas Kominfo Provinsi Kepri ini.

Kepala kejaksaan tinggi kepri Gerry Yasid mengatakan, saat ini laporan masyarakat yang sebelumnya disampaikan ke Kejati Kepri itu, sudah diserahkan ke APIP, untuk ditangani.

“Laporan itu tengah ditangani oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) saat ini,” ujar Gerry melalui rilis yang diperoleh media ini, Kamis (1/11/2022).

Gerry juga menyebut, pihaknya di kejaksaan, tidak serta merta mengusut semua laporan yang dilaporkan masyarakat ke Kejati, karena, permasalahan dugaan penyelewengan anggaran yang dilaporkan masih dalam kewenangan APIP.

“APIP merupakan Inspektorat yang menjalankan fungsi pengawasan internal. Dan saat ini, Inspektorat sedang meneliti laporan itu,” sebutnya.

Jika nanti, APIP menemukan adanya dugaan tindak pidana, yang mengarah ke dugaan korupsi atas Laporan yang diserahkan ke APIP ini, lanjut Gerry, maka pihak yang di intelijen, akan turun melakukan penyelidikan.

Sebab, kata dia, sesuai dengan tupoksinya, APIP yang merupakan pengawas internal pemerintah, melakukan pengawasan agar penyelenggaraan pemerintah jujur, bersih, akuntabel, dan transparan.

Penyerahan ini lanjut Gerry, juga didasari adanya nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Dalam Negeri, Polri, dan Kejaksaan Agung mengenai penanganan pengaduan masyarakat terkait indikasi korupsi.

“Melalui MoU ini, ada kerja sama antara APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) dan APH (Aparat Penegak Hukum) dalam penanganan dugaan korupsi. Sehingga Laporan masyarakat tidak langsung ditangani APH, tapi tetap bisa diselesaikan melalui APIP,” pungkasnya.

Di Tempat terpisah, Kepala dinas Kominfo Kepri Hasan, yang dikonfirmasi dengan laporan dugaan penyelewengan anggaran ke Kejati Kepri ini belum memberikan jawaban.

Upaya konfirmasi melalui WA messenger dan menghubungi ke handphone-nya juga belum ada jawaban.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.