UMKM di Bintan Suguhkan Ragam Makanan Khas Melayu di Bazar Temu Karya Desa

Bupati Bintan Roby Kurniawan saat mengunjungi Stand Bazar makanan Kahas Melayu hasil olahan UMKM dari sejumlah desa di Bintan
Bupati Bintan Roby Kurniawan saat mengunjungi Stand Bazar makanan Kahas Melayu hasil olahan UMKM dari sejumlah desa di Bintan (Foto:Hasura/Presmedia) 

PRESMEDIA.ID, Bintan – Sejumlah ragam makanan Melayu yang menggugah selera, diperjual belikan di Bazar Temu Karya Desa yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bintan di Lapangan Antam Kijang, Jumat (2/12/2022).

Sebanyak 36 desa se Kabupaten Bintan, menampilkan ciri khas makanan Melayu di setiap stand Bazar yang dapat dinikmati pengunjung.

Sejumlah makanan khas Melayu yang ditampilkan dan diperjualbelikan di Bazar ini, mulai dari aneka makanan seafood, bingke, bubur pedas, ikan tongkol Salai, Lakse, Kernas, sambal sotong, lendot, bakwan bilis serta makanan khas Melayu lainnya.

Kemudian, terdapat juga jajanan ringan seperti kerupuk kering, kerupuk atom, madu asli serta minuman tradisional lainnya.

Kegiatan Bazar UMKM di Bintan ini, dibuka langsung oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Pj.Sekda Bintan Ronny Kartika.

Roby mengatakan, dengan Bazar makanan yang digelar menjadi momentum yang baik dalam mengembangkan produk Kuliner Khas masing-masing UMKM di setiap desa.

“Sejumlah produk makanan khas ini juga punya peluang besar jika dikelola dengan baik untuk masuk ke pasaran, Karena memiliki kuliner khas yang tidak kalah dengan cita rasa makanan lainnya,” ujar Roby.

Atas sejumlah produk olahan makanan itu, Pemerintah Kabupaten Bintan juga merencanakan, untuk menyiapkan tempat di Pasar Tani Toapaya untuk menampung produk UMKM yang dihasilkan setiap desa untuk dipasarkan.

“Lokasi tersebut menjadi jalur utama transportasi antar kabupaten/kota baik ke Tanjungpinang maupun Kota Batam,” katanya.

Sementara itu, penjabat Sekda Bintan Ronny Kartika mengatakan, Sejumlah Produk Olahan makanan yang ditampilkan UMKM masing-masing desa di Bintan itu, merupakan usaha masyarakat dari program pemberdayaan masyarakat.

“Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan terus menargetkan tata kelola keuangan Desa dalam bentuk karya nyata yang salah satunya meningkatkan usaha UMKM,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.