Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Hibah ke 1.441 Mubaligh di Karimun

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menyerahkan bantuan dana hibah insentif pendidikan keagamaan non formal, penyuluh agama Islam non PNS dan pemuka agama di Karimun (Foto: humas-Kepri)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menyerahkan bantuan dana hibah insentif pendidikan keagamaan non formal, penyuluh agama Islam non PNS dan pemuka agama di Karimun (Foto: humas-Kepri)

PRESMEDIA.ID, Karimun – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menyerahkan bantuan dana hibah pemerintah provinsi Kepri ke 1.441 Mubaligh di Kabupaten Karimun.

Penyerahan bantuan, dilakukan gubernur Ansar pada kegiatan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Karimun, di Aula SMAN 1 Kundur, Selasa (06/12/2022).

Bantuan-bantuan dana hibah pemerintah Kepri ini, diberikan Ansar Ahmad kepada Guru pendidikan keagamaan non formal, penyuluh agama Islam non PNS dan pemuka agama tetap pada rumah ibadah.

Bantuan insentif dana yang diberikan ke Mubaligh kabupaten kota di provinsi ini, berasal dari anggaran Biro Kesra tahun 2022 dengan total anggaran Rp8 miliar untuk 8000 penerima.

Dengan besaran anggaran itu, masing-masing menerima Rp1 juta, dan jumlah penerima di kabupaten Karimun mencapai 1.441 orang.

Selain bantuan mubaligh, pada kesempatan itu Gubernur Ansar juga menyerahkan bantuan hibah dari beberapa OPD di Pemprov Kepri. Sejumlah bantuan itu bersumber dari Disperindag berupa alat bantu tenun bukan mesin kepada Kube Tujuh Laksana kemudian Dinas Kelautan dan Perikanan usulan anggota DPRD Kepri berupa sampan ketinting nelayan sebanyak 16 unit.

Gubernur provinsi Kepri Ansar mengatakan, program strategis pemerintah provinsi Kepri saat ini, terus digesa. Salah satunya adalah pengiriman mubaligh untuk wilayah hinterland sebanyak 50 orang dengan anggaran yang mencapai Rp2,5 miliar.

“Para mubaligh di hinterland ini, ditempatkan di daerah pesisir, pulau terpencil untuk meningkatkan semangat umat, meningkatkan moderasi beragama, serta melakukan pendataan masjid atau musholla yang perlu direnovasi dan diperbaiki” ujar Gubernur Ansar.

Pemerintah provinsi Kepri lanjut Ansar, sejak awal tahun juga telah menyerahkan bantuan hibah kepada rumah ibadah di 7 kabupaten kota dengan anggaran Rp75,9 miliar.

“Di Karimun sendiri dengan penerima sebanyak 40 rumah ibadah dengan anggaran mencapai Rp.4,8 miliar. Dengan total rumah ibadah sebanyak 509 yang ada di Karimun, jadi sudah 7,85 persen yang sudah dibantu oleh Pemprov Kepri” paparnya.

Selain itu, proyek strategis yang sedang digesa di Karimun juga termasuk pengembangan Bandar Udara Raja Haji Abdullah, dan rehabilitasi gedung workshop pelatihan kerja dan peralatan.

Demikian juga Program Kepri Terang, dengan realisasi penyambungan listrik bagi rumah penduduk miskin sebanyak 5,499 unit dan 850 rumah berada di Kabupaten Karimun.

Selain itu, juga dilakukan pembangunan 77 BTS sebagai penguat jaringan daerah terluar dan terdepan. Demikian juga sarana pendukung dalam percepatan transportasi digital, juga dibangun 2 titik BTS yakni kecamatan Durai dan Kec Moro.

Gubernur juga menjelaskan program kerjanya yang saat ini sedang dilaksanakan seperti pembangunan rumah singgah di Jakarta untuk membantu masyarakat Kepri yang ingin berobat ke Jakarta.

“Ada juga program bantuan UMKM dengan subsidi nol persen dimana kita bekerja sama dengan Bank Riau Kepri Syariah dengan pinjaman 20 juta bunganya ditanggung pemerintah” ungkap Gubernur.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Karimun Aunur Rafiq, Ketua DPRD Karimun H.M. Yusuf Sirat, Anggota DPRD Kepri Bakti Lubis dan M. Taufik, Tim Percepatan Pembangunan Sarafudin Aluan dan Hasanuddin Muda, Widyaiswara Ahli Utama Lamidi, dan para Kepala OPD Pemprov Kepri.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.