Rudapaksa Anak Dibawah Umur, Dodi Dihukum 8 Tahun Penjara

Terdakwa Dodi Laksono dihukum 8 tahun penjara karena terbukti melakukan rudapaksa anak dibawah umur dalam persidangan virtual di PN Tanjungpinang (Foto: Roland)
Terdakwa Dodi Laksono dihukum 8 tahun penjara karena terbukti melakukan rudapaksa anak dibawah umur dalam persidangan virtual di PN Tanjungpinang (Foto: Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Terdakwa Dodi Laksono pelaku asusila anak dibawah umur dihukum 8 tahun penjara oleh Hakim PN Tanjungpinang Kamis (8/12/2022).

Terdakwa dikatakan Hakim Risbarita Simarangkir, Justiar Ronald dan Siti Hajar Siregar terbukti bersalah sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.

“Atas perbuatanya, terdakwa sebagai mana nama dihukum 8 tahun penjara, denda Rp50 juta subsider 2 bulan kurungan,” ujar Hakim saat membacakan putusannya di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kamis (8/11/2022).

Perbuatan terdakwa, juga disebut hakim sesuai dengan dakwaan pertama Jaksa Penuntut umum, melanggar pasal 81 ayat 2 undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang- Undang nomor 1 tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002.

Atas putusan itu, terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya, Anur Syarifuddin menyatakan menerima.

Sedangkan JPU Sari Lubis yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan tuntutan 9 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan menyatakan menerima juga.

Terdakwa Dodi Laksono sendiri, ditetapkan polisi sebagai terdakwa karena merudapaksa anak dibawa umur sebut saja Bung (16) di tempat kerjanya, ruko cucian motor Jalan Sei Jang Tanjungpinang, Minggu (19/6/2022).

Terdakwa saat itu mengiming-imingi korban untuk dicarikan kerja dan kos-kosan.

Dengan akal bulus, selanjutnya pelaku menyetubuhi korban hingga 3 kali.

Atas kejadian itu, selanjutnya korban menceritakan ke orang tuanya, hingga akhirnya pelaku di bekuk polisi.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.