HDI 2022 Kepri Gubernur Ansar Ajak Bangun Kesetaraan Bagi Anak Disabilitas

Gubermur Kepri Ansar Ahmad saat berbincang dan menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau, yang dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Batam, Kamis (08/12/2022). (Foto: Hunas-Kepri)
Gubermur Kepri Ansar Ahmad saat berbincang dan menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau, yang dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Batam, Kamis (08/12/2022). (Foto: Hunas-Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengajak semua pihak, membangun kesetaraan dan kesempatan pada semua pihak khususnya anak penyandang disabilitas.

Hal itu dikatakan Ansar saat menghadiri, peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau, yang dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Batam, Kamis (08/12/2022).

“Sudah saatnya semua pihak di Kepulauan Riau, memberikan perlakuan yang sama bagi penyandang disabilitas serta tidak membeda-bedakannya,” ujar Ansar.

Penyandang disabilitas, lanjut Ansar, harus mendapatkan hak yang sama, serta perlakuan yang adil, agar mereka juga bisa bertumbuh kembang sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimilikinya masing-masing.

“Oleh karenanya, saya mengajak semua pihak stop stigma negatif atas mereka para disabilitas, Saatnya kita bangun kesetaraan bagi mereka” ujarnya.

Kesadaran masyarakat agar memperlakukan para penyandang disabilitas yang juga butuh tumbuh kembang sebagaimana masyarakat lain harus terus dikampanyekan. Sehingga, tidak terjadi perlakuan yang tidak ada pada penyandang disabilitas.

“Kita harus bersama-sama menghentikan perlakukan tidak adil, perundungan serta berbagai perlakukan salah, pada mereka penyandang disabilitas” ujar Ansar.

Disabilitas dengan hambatan yang ada lanjutannya, tidak boleh terbatas dan terhambat untuk berkreasi, karena mereka, juga punya kemampuan untuk berkreasi.

“Kita harus mendukung mereka dengan perhatian pembinaan dan juga berbagai fasilitas sarana dan prasarana” katanya.

Tambah Gubernur Ansar lagi, tahun depan, juga akan memprioritaskan penerimaan beberapa pegawai di tiap-tiap OPD, guna memberikan kesempatan kepada saudara penyandang disabilitas, bisa berkecimpung dan berkiprah di pemerintahan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar berkenan turun bersama penyandang disabilitas berjoget bersama, yang memang memberikan suguhan dan tampilan selama peringatan HDI berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Eko Sumbaryadi menyatakan, dari peringatan HDI kali ini ingin memberikan solusi transformatif, untuk pembangunan inklusif, dengan memberi peran inovasi, dalam mendorong dunia yang dapat diakses dan adil.

“Selain itu, peringatan tahun ini juga difokuskan pada penegakan hak asasi manusia, melalui pembangunan berkelanjutan, serta perdamaian dan keamanan bagi penyandang disabilitas. Dimana kita ingin berkomitmen untuk mewujudkan hak dan keadilan bagi penyandang disabilitas” jelasnya.

Adapun Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Kepri Agustiar mengatakan, bersyukur karena kegiatan hari ini dihadiri langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

“Disabilitas sejatinya punya hak yang sama untuk dihargai diakui di berbagai bidang. Termasuk bisa mengakses berbagai sarana fasilitas umum, juga akses pendidikan guna keperluan masa depan kami” ungkapnya.

Tak lupa Agustiar juga mengucapkan selamat hari disabilitas yang diperingati setiap tanggal 3 Desember dan juga hari braile yang jatuh pada tanggal 4 Desember.

“Semoga kita semua, tetap bisa bisa terus menjalani aktifitas dengan baik,” sebutnya.

Pada peringatan HDI kali ini, gubernur juga menyerahkan bantuan bagi penyandang disabilitas, serta bantuan paket nutrisi dan sandang kepada lansia, yang diserahkan langsung Gubernur Ansar.

Bantuan berupa uang ekonomi kreatif untuk 100 orang masing-masing Rp3,5 juta, alat bantu tongkat, alat bantu dengar, tongkat ketiak dan kursi roda tersebut, diharapkan Gubernur Ansar bisa dimanfaatkan para penyandang disabilitas dan juga lansia, dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Serta bantuan bagi Yayasan Al Fateh sebesar Rp200 juta.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.