Kelompok Tani di Bintan Diingatkan Jangan Jual Bantuan Pemerintah

Bupati Bintan Roby Kurniawan saat menyerahkan bantuan Tractor kepada Petani dan Kelompok Tani di Bintan
Bupati Bintan Roby Kurniawan saat menyerahkan bantuan Tractor kepada Petani dan Kelompok Tani di Bintan (Foto:Hasura) 

PRESMEDIA.ID, Bintan- Bupati Bintan Roby Kurniawan, mengingatkan sejumlah Kelompok Tani di Bintan agar tidak menjual dan menggelapkan bantuan alat dan Hibah yang diserahkan pemerintah.

Hal itu dikatakan Roby, usai menyerahkan secara simbolis bantuan Hibah berupa Pupuk Dan Alat Mesin Pertanian, kepada 15 kelompok tani se-Kabupaten Bintan di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (14/12/2022).

“Kita perlu ingatkan, kepada Bapak dan ibu kelompok tani yang menerima bantuan dari pemerintah ini, hendaknya dapat digunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya dan tidak boleh diperjualbelikan,” tegas Roby.

Para petani yang menerima bantuan, juga diminta menjaga amanah, agar bisa meningkatkan hasil pertanian di Kabupaten Bintan.
Karena lanjut Roby, bantuan yang diberikan pemerintah kepada Petani Bintan itu, merupakan bentuk dukungan pemerintah, agar Petani di Bintan berkembang dan lebih baik.

“Dengan bantuan pupuk dan alat pertanian ini, Kami berharap hasil pertanian bapak dan Ibu kedepan, akan naik dan meningkat,” jelasnya.

Adapun kelompok tani yang menerima bantuan tersebut adalah, kelompok tani berkah, Bintan Hijau, Tunas Harapan, cendrawasih, makmur, maju jaya, waras, makmur, panen raya, Beringin jaya, usaha tani, mandiri, Barokah, maju bersama dan subur makmur.

Sementara itu, Kepala DKPP Bintan Khairul menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan terdiri dari pupuk dan alat pertanian. Bantuan itu merupakan pokok pikiran (pikir) beberapa anggota dewan di Kabupaten Bintan.

“Bantuan yang diberikan yaitu 47,6 ton pupuk terdiri dari pupuk NPK 9 Ton, Urea 1,8 Ton, DSP 1,7 Ton, KCL 3,7 Ton serta alat pertanian berupa Cultivator 8 unit, dan hand traktor 1 unit,” katanya.

Harapannya para petani dapat menggunakan sarana dan prasarana pertanian yang diberikan dengan baik. Begitu juga BBM subsidi solar untuk mengoperasikan alat-alat pertanian tersebut.

Apapun barangnya jika itu subsidi dan penerimanya adalah petani. Maka harus digunakan untuk usaha pertanian juga tidak untuk kegiatan lain.

“Ingat bantuan yang diberikan jangan sampai dipindahtangankan atau diperjualbelikan,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.