Kepala Bappenas Janjikan Dana Pembangunan Jalinbar Km16-Tirta Madu Bintan di APBN 2023

Menteri Bappenas Suwarso Monoarfa dan jajarannya, bersama gubenur Kepri Ansar Ahmad, saat melakukan pertemuan membahas tindak lanjut usulan pemerintah provinsi Kepri program peningkatan dan Pembangunan Jalinbar Km16-Tirta Madu Bintan di Jakarta Senin (19/12/2022)
Menteri Bappenas Suwarso Monoarfa dan jajarannya, bersama gubenur Kepri Ansar Ahmad, saat melakukan pertemuan membahas tindak lanjut usulan pemerintah provinsi Kepri program peningkatan dan Pembangunan Jalinbar Km16-Tirta Madu Bintan di Jakarta Senin (19/12/2022)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa memberikan lampu hijau pembiayaan pembangunan Jalan Lintas Barat Km 16 menuju Tirta Madu Bintan Timur akan dianggarkan dari APBD 2023 mendatang.

Hal itu dikatakan menteri Bapenas Suwarso Monoarfa saat melakukan pertemuan membahas tindak lanjut usulan pemerintah program pembangunan peningkatan jalan tersebut dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, di Jakarta Senin (19/12/2022).

Dalam pertemuan itu, gubernur Kepri Ansar Ahmad juga memastikan tindak lanjut usulan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terkait pembangunan peningkatan struktur Jalan Lintas Barat Lanjutan dari Bundaran KM 16 menuju jalan Tirta Madu di Bintan Timur itu.

Kepada gubernur, Monoarfa mengatakan, rencana pembanguan jalan tersebut akan dialokasikan secara bertahap melalui APBN 2023.

“Anggaran pembangunan jalan secara bertahap dan akan dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah lebih lanjut,” ujar Menteri sebagai mana dikatakan Gubernur Kepri Ansar Ahmad usai melakukan pertemuan di Jakarta, Senin (19/12/2022).

Atas hal itu, Gubernur Ansar juga mengatakan, akan segera mengkoordinasikan persiapan program pembangunan jalan itu dengan Pemkab Bintan terkait dukungan lainnya.

Pertemuan Gubernur Ansar dengan menteri Bappenas ini, juga didampingi Direktur Transportasi Ikhwan Hakim dan Direktur Regional 1 Abdul Malik Sadat Idris.

Dalam kesempatan ini Gubernur Ansar pun menyampaikan terkait telah rampungnya FD/studi kelayakan, DED dan dokumen lingkungan yang dilakukan oleh Pemprov Kepri dan Pemkab Bintan.

“Peningkatan infrastruktur Jalan lintas Barat Lanjutan ini penting, makanya kita gesa ini ke pemerintah pusat. Alasannya, mengingat kawasan ini adalah akses menuju KEK Galang Batang, pelabuhan Sri Bayintanpura, KSPN dan pusat kegiatan nasional di Kabupaten Bintan lainnya,” kata Ansar.

Jalan ini telah diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri sepanjang 9 KM dengan dua jalur yang total pembiayaan diperkirakan mencapai Rp120 miliar.

Jika hal ini dapat dirampungkan lanjut Ansar, akan mempersingkat jarak tempuh kendaraan dari Kijang menuju pusat Ibu kota Bintan Buyu dan kawasan lainya di Kabupaten Bintan.

“Jika akses jalan sudah bagus, maka mobilitas orang, uang dan barang akan lebih mudah dan cepat. Disitulah roda perekonomian semakin hidup,” terang Ansar lagi.

Diakhir pertemuan Gubernur Ansar juga melaporkan penyelesaian tahap 1 revitalisasi penataan Pulau penyengat dan progres kesiapan pembangunan jembatan Batam-Bintan yang tinggal menunggu MoU kementerian PUPR, AIIB dan Pemprov Kepri.

Menjelang selesai pembahasan rapat Gubernur Ansar melantunkan Syair Gurindam 12 serta bersalawat di depan Menteri PPN/Kepala Bappenas berserta jajarannya.

“Kita lakukan apapun untuk melobi pusat agar campur tangannya ringan untuk proyek-proyek strategis di Kepri. Kita sholawat aja dulu, biar campur tangan Yang Diatas ikut menentukan atas apa yang kita usahakan,” tutup Ansar usai pertemuan.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.