Pemprov Kepri Hibahkan Kapal Patroli Imigrasi Ke Kemenkumham

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menyerahkan secara langsung satu unit kapal patroli yang diadakan dari APBD Kepri. Penyerahan ditandai dengan penyerhan replika, serta peresmian operasional kapal, yang dilakukan langsung Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly di Lagoi-Bintan Rabu (21/12/2022). Selanjutnya Kapal Patroli tersebut akan digunakan Imigrasi Bintan. (Foto: Hasura/Presmedia)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menyerahkan secara langsung satu unit kapal patroli yang diadakan dari APBD Kepri. Penyerahan ditandai dengan penyerhan replika, serta peresmian operasional kapal, yang dilakukan langsung Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly di Lagoi-Bintan Rabu (21/12/2022). Selanjutnya Kapal Patroli tersebut akan digunakan Imigrasi Bintan. (Foto: Hasura/Presmedia)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan hibah berupa satu unit kapal patroli imigrasi ke Kementerian Hukum dan HAM RI.

Penyerahan kapal cepat (speed boat) tersebut dilakukan Gubernur Kepri Ansar Ahmad kepada Menteri Hukum dan HAM-RI Yasonna H. Laoly pada acara serah terima di Lagoi Bintan Kepulauan Riau pada Rabu (21/12/2022).

Pada kesempatan itu, juga dilakukan Launching Second Home Visa Oleh Menkum HAM, bagi wisatawan asing yang berinvestasi dan bermukim di Bintan.

Menteri Hukum dan HAM-RI Yasonna H. Laoly mengatakan, dengan adanya dukungan hibah kapal patroli yang diberikan pemerintah provinsi Kepri itu, menjadi bukti kolaborasi dan sinergitas pemerintah daerah dan Kementerian Hukum dan HAM melalui Direktorat Jenderal Imigrasi serta penegak hukum lainnya, dalam kerja sama menjaga kedaulatan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dengan kapal patroli ini, akan mendukung tugas pengamanan perbatasan laut seperti di Wilayah Kepri dan sekitarnya oleh UPT Imigrasi,” katanya

Yasonna melanjutkan, posisi Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan posisinya berada di tengah-tengah jalur lalu lintas yang sibuk, posisinya berada di posisi silang antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, sekaligus antara dua benua yaitu Benua Asia dan Australia.

“Dari sisi keamanan perbatasan, Indonesia memiliki perbatasan 4 laut dengan negara- negara ASEAN dan Australia,” tegas Yosana.

Atas hal itu, pengamanan perbatasan mutlak dilakukan, untuk menstimulasi pengembangan dan mempercepat pembangunan wilayah perbatasan, dengan menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah perbatasan seperti daerah lainnya,” ungkapnya.

Kementerian Hukum dan HAM melalui tugas fungsi keimigrasian sebutnya, akan terus memberikan kontribusi dalam menjaga Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, baik darat, laut maupun udara.

“Fokus pengawasan yang dilakukan Imigrasi adalah terhadap lalu lintas orang antar negara yang akan masuk dan keluar wilayah Indonesia, melalui tempat pemeriksaan imigrasi yang telah ditentukan oleh Pemerintah Republik Indonesia,” sebutnya.

Pengawasan Keimigrasian sebutnya, dititik beratkan pada pengawasan menyeluruh pada Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang menggunakan dokumen keimigrasian untuk melakukan perjalanan antar negara.

Pada kesempatan tersebut, Yasonna juga berterima kasih kepada Gubernur Kepri dan jajaran karena dukungan berupa hibah kapal tersebut. Dia berharap kerja sama dan kolaborasi dengan Pemprov Kepri akan terus dilakukan di kemudian hari.

Sementara itu, Gubernur provinsi Kepri Ansar Ahmad, mengatakan hibah kapal patroli imigrasi yang diberikan merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri dalam penjagaan kedaulatan NKRI.

“Dengan posisi Kepri yang dekat dengan perbatasan negara, maka penambahan armada patroli akan dapat mendukung penguatan penjagaan kawasan oleh aparatur Imigrasi,” ujarnya.

Harapan pemerintah lanjut Ansar, Semoga kapal patroli yang dihibahkan, akan bisa membantu tugas keimigrasian dari Kemenkumham di Kepri.

“Dan pemerintah daerah akan terus mendukung untuk penjagaan NKRI di Kepulauan Riau,” ujar Gubernur Ansar.

Hibah Kapal Patroli panjang keseluruhan 16 meter dan lebar 3,5 meter ini sendiri diadakan dari dana APBD Kepri 2022, dan akan disiagakan pihak imigrasi untuk patrol di sekitar perairan Kepri.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.