Kejati Kepri Tangkap WNA Singapura DPO Kejari Jakut di Pelabuhan Batam Center-Batam

Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepri dan Kejaksaan Negeri Batam, mengamankan Wen Hai Guan, Warga Negara Asing (WNA) Singapura di Pelabuhan Batam Center-Batam- Kepri, Senin (9/1/2023).
Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepri dan Kejaksaan Negeri Batam, mengamankan Wen Hai Guan, Warga Negara Asing (WNA) Singapura di Pelabuhan Batam Center-Batam- Kepri, Senin (9/1/2023).

PRESMEDIA.ID, Batam- Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepri dan Kejaksaan Negeri Batam, mengamankan Wen Hai Guan, Warga Negara Asing (WNA) Singapura di Pelabuhan Batam Center-Batam- Kepri Senin (9/1/2023).

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri melalui Asisten Intelijen Lambok Sidabutar, mengatakan, pengamanan WNA Singapura Wen Hai Guan, dilakukan atas informasi dari Kantor Imigrasi Batam, yang menyebut salah seorang Warga Negara Asing (WNA) Singapura atas nama Wen Hai Guan, masuk ke Batam melalui Pelabuhan Batam Center.

WNA Singapura ini, merupakan terpidana Kasus Penganiayaan dan telah divonis bersalah oleh Pengadilan dengan hukuman 6 bulan Penjara, serta terdata sebagai DPO kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Jakut) dan masuk dalam Red Notice Interpol.

Sebelum diamankan, Wen Hai Guan sendiri berangkat dari Pelabuhan Harbour Front Singapura pada pukul 10.30 Waktu Singapura dan tiba di Pelabuhan Batam Center Indonesia pada pukul 10.30 WIB.

“Kemudian Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau beserta Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Batam mengamankan yang bersangkutan di Pelabuhan Center. Selanjutnya membawanya ke Kejaksaan Negeri Batam guna dilakukan pemeriksaan,” sebutnya.

DPO Wen Hai Guan sebelumnya, ditahan dalam perkara Penganiayaan (Pasal 351 KUHP) pada tahun 2020 oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dan perkara tersebut telah mendapat kepastian hukum melalui Putusan Pengadilan Nomor 1573/Pid.B/2020/PN.Jkt.Utr tanggal 02 Maret 2021.

Namun yang bersangkutan, kemudian melakukan upaya hukum banding dengan Putusan Nomor 84/PID/2021/PT.DKI tanggal 23 April 2021 dengan amar menguatkan putusan Pengadilan Negeri dengan pidana penjara selama 6 (enam) Bulan.

“Atas pengamanan ini, selanjutnya DPO atas nama Wen Hai Guan dibawa Tim Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara ke Jakarta untuk melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde),” ujar Lambok.

Penulis: Presmedia
Editor: Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.