Kejati Kepri Banding Vonis Hakim PN Tanjungpinang Terhadap 5 Terdakwa Korupsi Bansos Kepri

Sidang virtual lima terdakwa korupsi Rp87 miliar dana bansos APBD 2020 Kepri, dihukum 4 sampai 5 tahun penjara di PN Tanjungpinang. (Foto: Roland)
Sidang virtual lima terdakwa korupsi Rp87 miliar dana bansos APBD 2020 Kepri, dihukum 4 sampai 5 tahun penjara di PN Tanjungpinang. (Foto: Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau menyatakan melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Kepri, terhadap putusan kelima terdakwa korupsi bansos APBD provinsi Kepri.

Kelima terdakwa Tri Wahyu Widadi, Suparman, Mustofa Sasang, Muhammad Irsadul Fauzi, dan Arif Agus Setiawan, hanya dihukum 4 sampai 5 tahun penjara oleh Hakim PN Tanjungpinang.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Nixon Andreas Lubis, mengatakan upaya hukum banding atas putusan Pengadilan tahap pertama itu telah dinyatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap lima terdakwa.

“Upaya banding telah diajukan Jaksa pada 16 Januari 2023,” kata Nixon saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID, Rabu (18/1/2023).

Sedangkan mengenai alasan Jaksa membanding putusan PN Tanjungpinang itu, Nixon belum memberi jawaban.

Ditempat terpisah, Humas PN Tanjungpinang, Isdaryanto membenarkan telah menerima pernyataan banding dari Kejati Kepri terhadap kelima terdakwa bansos APBD Kepri itu.

“Benar untuk kelima terdakwa bansos Dispora Kepri, jaksa Kejati telah mengajukan banding,” jelasnya

Sebelumnya Hakim juga mengatakan, perbuatan kelima terdakwa sesuai dengan dakwaan premier Jaksa Penuntut Umum melanggar Pasal 2 Juncto Pasal 18 nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto pasal 55 KUHP.

Namun tentang hukuman, Hakim tidak sependapat dengan tuntutan Jaksa, dan menyatakan, menghukum terdakwa Tri Wahyu Widadi dengan hukuman pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp250 juta subsider 2 bulan kurungan.

Selain hukuman pokok, terdakwa Tri Wahyu Widadi juga dihukum mengembalikan uang pengganti atas korupsi yang diterima Rp400 juta, yang sebelumnya telah dikembalikan ke negara melalu penyidik dan jaksa sehingga jumlahnya nihil.

Dalam persidangan yang sama, Hakim juga tidak sependapat dengan tuntutan Jaksa terhadap empat terdakwa lainnya yang sebelumnya dituntut 6 tahun penjara. Hakim menyatakan, empat terdakwa lainnya yaitu, Suparman, Mustofa Sasang, Muhammad Irsadul Fauzi, dan Arif Agus Setiawan, masing-masing dihukum 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan nihil. Selain hukuman pokok , keempat terdakwa juga dihukum untuk membayar UPETI:

  1.  Selain hukuman pokok, keempat terdakwa korupsi bansos Rp87 miliar APBD 2020 ini juga dihukum mengembalikan Uang Pengganti (UP) atas dana bansos yang dikorupsi dengan besaran masing-masing:
    terdakwa Suparman dihukum mengembalikan UP atas korupsi yang dilakukan Rp36,5 juta. Jika tidak dibayar diganti dengan hukuman pengganti 6 bulan penjara.
  2. Terdakwa Mustofa dihukum mengembalikan Uang Pengganti (UP) dari korupsi yang dilakukan Rp650 juta, jika tidak dibayar, diganti dengan hukuman penjara selama 6 bulan penjara.
  3. Terdakwa Irsadul Fauzi dihukum mengembalikan Uang Pengganti (UP) dari dana yang diterima sebesar Rp68 juta. Dan uang tersebut telah dikembalikan ke kas negara sehingga nihil.
  4. Terdakwa Arif Agus Setiawan juga dihukum mengembalikan Uang Pengganti (UP) Rp 25 juta, namun UP tersebut telah dikembalikan seluruhnya ke kas negara sehingga nihil.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.