KPU Tanjungpinang Loloskan Mantan Caleg Jadi PPS Pemilu 2024, Aswin: Kami Khilaf dan Akan Batalkan

KPU Tanjungpinang Loloskan Mantan Caleg Jadi PPS Pemilu 2024, KPU Kami Akan Batalkan
Data nama Caleg Prpol di  DCT  Pemilu 2019 yang  diloloskan KPU Tanjungpinang  menjadi Calon anggota PPS Pemilu 2024. (Foto: Tangkapan pengumuman KPU calon PPS Pemilu  2024 dan dDaftar nama Caleg di DCT Pemilu 2019).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Tanjungpinang, meloloskan mantan calon legislatif (Caleg) salah satu partai politik Pemilu 2019, menjadi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024 di Tanjungpinang.

Nama mantan caleg Papol ini terdata dan masuk dalam lampiran nama calon PPS pada pengumuman penetapan hasil seleksi anggota PPS Pemilu 2024, yang diumumkan KPU dan ditandatangani ketua KPU kota Tanjungpinang Aswin Nasution Nomor: 04/PP.04.1-Pu/2172/2023 tanggal 21 Januari 2023.

Pada lampiran pengumuman nama-nama PPS Pemilu 2024 yang dinyatakan KPU lolos, Mantan caleg parti politik ini terdaftar dengan nomor 14-2172041001xxx. Sementara di Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2019, Nama pendaftaar nomor 14-2172041001xxx ini, juga terdaftar sebagai salah satu caleg partai politik di kota Tanjungpinang.

Di DCT Pemilu 2019 itu, anggota PPS pendaftar nomor 14-2172041001xxx ini, terdata sebagai Caleg dengan nomor urut 4 dari Partai Garuda, dengan daerah pemilihan Tanjungpinang 3. Sayangnya, Caleg Garuda ini, tidak terpilih sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang kala itu.

KPU Tanjungpinang Mengaku Khilaf Loloskan Mantan Caleg Jadi PPS Pemilu 2024

Ditempat terpisah, Ketua KPU kota Tanjungpinang Aswin Nasution, membenarkan temuan nama mantan caleg partai yang dilolos sebagai calon anggota ad-hoc PPS Pemilu 2024 itu. Nama calon PPS yang diumumkan itu, juga diakui, merupakan caleg partai politik di DCT Pemilu 2019.

Atas kesalahan itu Aswin mengatakan, akan segera menggugurkan yang bersangkutan sebagai anggota PPS Pemilu 2024 melalui pengumuman perobahan KPU terhadap penetapan hasil seleksi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024.

“Dengan adanya temuan nama mantan Caleg ini, maka calon PPS yang bersangkutan akan kami gugurkan, dan amalam ini akan segera kami proses dengan membuat perubahan Pengumuman,” ujarnya.

Aswin juga mengatakan, tidak terdeteksinya mantan  celeg Parpol pada seleksi anggota PPS Pemilu 2024 ini, merupakan kekhilapan tim seleksinya di KPU.

“Ini merupakan kekhilafan tim pansel kami di KPU yang tidak mendeteksi calon PPS yang diloloskan, ternyata adalah mantan Caleg. Dan sebelumnya, hal ini juga sudah saya tegaskan ke tim agar melakukan penelusuran,” ujarnya.

Namun demikian lanjut Aswin, terhadap seluruh calon anggota PPS yang sudah direkrut dan di SK-kan, Jika dikemudian hari terbukti terlibat dan pernah menjadi anggota partai Politik, KPU akan menggagalkan, karena sesuai dengan aturan, anggota partai politik aktif dan anggota partai politik yang belum 5 tahun keluar, dilarang menjadi panitia ad-hoc penyelenggara Pemilu.

Di tempat terpisah, Ketua Bawaslu provinsi Kepri Said Badawi, mengatakan akan menelusuri temuan caleg yang dilolos KPU menjadi anggota PPS di kota Tanjungpinang itu. Informasi temuan itu lanjut Said, juga telah diteruskan ke Bawaslu kota Tanjungpinang untuk segera ditelusuri.

“Kami akan segera telusuri, dan kami sangat berterima kasih atas informasi temuan ini,” ujarnya.

Karena tegasnya, sesuai dengan Pasal 72 huruf e UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, syarat menjadi anggota PPK, PPS, KPPS, PPLN dan KPPSLN, salah satunya tidak menjadi anggota Partai Politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sag atau sekurang-kurangnya dalam waktu 5 tahun tidak lagi menjadi anggota Partai Politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Pengurus Partai Politik yang bersangkutan

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.