Program Gerbang Kampung Tak Berjalan Maksimal di Bintan Timur

*Camat: Hanya Kelurahan Sei Enam yang programnya 100 Persen

Camat Bintan Timur, Muhammad Sofyan. (Foto: Hasura)
Camat Bintan Timur, Muhammad Sofyan. (Foto: Hasura)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Program Gerbang Kampung besutan Bupati Bintan tidak berjalan maksimal di Kecamatan Bintan Timur. Padahal, pemerintah setempat telah mengucurkan anggaran sekitar Rp1,2 miliar untuk 4 kelurahan di Bintan Timur pada tahun lalu.

Dana sebesar itu akan diserahkan ke seluruh RW. Nantinya masing-masing RW akan mendapatkan dana Rp30 juta dan dana itulah yang digunakan untuk kegiatan kemasyarakatan seperti membangun fasilitas umum, gotong royong maupun lainnya.

Camat Bintan Timur, Muhammad Sofyan mengakui program tersebut berjalan di Kecamatan Bintan Timur. Namun, program itu tidak maksimal atau tidak sepenuhnya karena ada beberapa kendala.

“Dari 4 kelurahan yang ada di Kecamatan Bintan Timur, hanya 1 kelurahan yang berjalan 100 persen,” ujar Sofyan di halaman kantor DKPP Bintan, Jalan Nusantara KM 18, Rabu (25/1/2023).

Sofyan menceritakan bahwa program gerbang kampung pada 2021 tidak berjalan seutuhnya. disini sehingga dana tersebut dikembalikan. Kemudian pada 2022 kembali dikucurkan namun terdapat beberapa kendala di lapangan.

Bedasarkan berita acara, dari 4 kelurahan hanya 1 kelurahan yang dapat menjalankan 100 persen. Yaitu Kelurahan Sei Enam yang memiliki empat RW.

“Alhamdulillah Kelurahan Sei Enam berjalan 100 persen,” jelasnya.

Sementara untuk Kelurahan Gunung Lengkuas yang terdiri 4 RW hanya 1 RW yang tidak dapat dilaksanakan karena kesalahan nomenklatur. Yaitu program yang tertulis mau bangun jembatan penghubung namun ternyata yang diperlukan masyarakat adalah batu miring sehingga tidak bisa dilaksanakan.

Sedangkan di 2 kelurahan lainnya tidak menjalankan sama sekali. Diantaranya Kelurahan Kijang Kota yang memiliki 24 RW dan Kelurahan Sei Lekop memiliki 8 RW.

“Sudah ada berita acara yang ditandatangani Lurah Kijang Kota dan Sei Lekop. Isinya bahwa program gerbang kampung tidak berjalan di sana karena waktu yang sudah sangat mendesak,” katanya.

Sofyan berharap tahun ini program gerbang kampung dapat berjalan secara maksimal di empat kelurahan yang berada di bawah naungannya. Apalagi dana yang dikucurkan oleh Pemkab Bintan dikabarkan akan naik.

“Lalu untuk regulasi harapan kita ada perbaikan-perbaikan di administrasinya. Sehingga semuanya dapat berjalan baik,” ucapnya.

Penulis: Hasura
Editor: Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.