Indonesia Ajak Pengusaha Rusia Investasi di IKN Nusantara

0 27
Kegiatan sosialisasi di Moskow pada 18 Juli 2023 dengan tema “Investing in Indonesia's New Capital of Nusantara: A World-class Green Smart City". (Foto: KBRI Moskow/Presmedia.id)
Kegiatan sosialisasi di Moskow pada 18 Juli 2023 dengan tema “Investing in Indonesia’s New Capital of Nusantara: A World-class Green Smart City”. (Foto: KBRI Moskow/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Jakarta – Pemerintah melalui KBRI Moskow mengajak pengusaha asal Rusia untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal ini dilakukan melalui kegiatan sosialisasi di Moskow pada 18 Juli 2023 dengan tema “Investing in Indonesia’s New Capital of Nusantara: A World-class Green Smart City”.

Dubes RI untuk Rusia dan Belarus, Jose Tavare menyebutkan, IKN Nusantara telah didesain untuk menjadi kota hijau dan ramah lingkungan, smart serta berkelanjutan.

“Saat ini pembangunan telah dimulai dan sudah mencapai 15,64 persen untuk fase 1,” kata Jose dikutip dari InfoPublik.id, Minggu (23/7/2023).

Jose mengajak pengusaha Rusia untuk mengambil bagian pada pembangunan Nusantara, terutama di 12 sektor top and high priority.

“Pemindahan IKN membutuhkan dana sebesar Rp467 triliun di mana 80 persen ditargetkan berasal dari investasi asing baik dalam skema investasi langsung maupun public private partnership (PPP). Disinilah peran bapak/ ibu sekalian,” tegasnya.

Dubes RI sampaikan bahwa terdapat tiga alasan besar mengapa peluang investasi ini perlu dimanfaatkan secara maksimal.

Pertama, kinerja ekonomi makro Indonesia menujukan performa positif dalam beberapa dekade terakhir. Dengan pertumbuhan ekonomi yang konstan ini, investasi di Indonesia sangat menjanjikan.

Related Posts

Kedua, Nusantara akan menjadi generator ekonomi Indonesia di masa depan dengan mengedepankan prinsip tri-cities ecosystem melibatkan Samarinda dan Balikpapan. Infrastruktur yang telah tersedia akan dioptimalisasikan untuk mendukung Nusantara sebagai ibu kota negara.

Ketiga, Pemerintah Indonesia telah menyusun paket insentif bagi calon investor berupa ease of doing business and fiskal sesuai kebutuhan investor dan Nusantara.

Melalui UU Nomor 3/ 2022, Pemri juga telah menyatakan komitmennya untuk menjamin keberlanjutan proyek IKN dengan mengukuhkan basis legal proyek tersebut.

“Saat ini, kita telah menerima lebih dari 250 letter of intent (LoI) untuk berinvestasi di Nusantara, namun tidak satupun berasal dari Rusia,” ujarnya.

“Untuk itu, kami mengundang pebisnis Rusia untuk melakukan penjajakan investasi di Nusantara dan melakukan peninjauan lapangan untuk melihat progress pembangunan yang telah dimulai,” sambungnya.

Kegiatan sosialisasi itu mendapatkan sambutan dan euforia yang tinggi dari para pelaku bisnis Rusia. Sosialisasi dihadiri oleh lebih dari 20 perusahaan asal Rusia yang telah melewati proses kurasi dan bergerak di sektor-sektor prioritas IKN.

KBRI Moskow berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan fasilitasi bagi perusahaan Rusia yang tertarik berinvestasi di Nusantara ataupun Indonesia.

Penulis: Presmedia
Editor  : Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.