Gubernur Ansar Resmikan Rumah Singgah Tempat Menginap Masyarakat Dari Pulau Yang Berobat ke Batam

0 25
Tidak Dihadiri Wali kota Batam, Gubernur Ansar Resmikan Rumah Singgah Mahligai Keris di Batam
Tidak Dihadiri Wali kota Batam, Gubernur Ansar Resmikan Rumah Singgah Mahligai Keris di Batam (Foto:Diskomiifo Kepri/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Batam – Gubernur Kepulauan Riau H.Ansar Ahmad meresmikan Rumah Layanan Singgah Insan Kepri Sehat “Mahligai Keris” di Perumahan Kartini No 29 – 30 Sei Harapan Kecamatan Sekupang Kota Batam, Kamis (10/8/2023).

Peresmian rumah singgah untuk penginapan warga yang membawa Pasien dan keluarganya berobat di Batam ini dilakukan tanpa kehadiran wali kota Batam M.Rudi.

Sementara sejumlah kepala daerah kabupaten/kota seperti Bupati Karimun, Bupati Lingga, Wakil Bupati Anambas serta Wakil walikota Batam bersama FKPD provinsi Kepri hadir dalam peresmian tersebut.

Selain Itu Ketua TP-PKK Provinsi Kepri, Sekdaprov Kepri, Waka dan Anggota DPRD Provinsi Kepri bersama tim percepatan pembangunan pembangunan Kepri bersama kepala OPD pemerintah provinsi Kepri juga hadir pada peresmian ini.

Kepala Pusat Pengembangan dan Latihan Administrasi Negara LAN RI Caca Syahroni yang bergabung secara online via zoom juga turut memberikan ucapan selamat atas peresmian rumah singgah Pemerintah Provinsi Kepri tersebut.

Gubernur Ansar Bangga Rumah Singgah Kepri Beri Manfaat pada Masyarakat

Gubernur Ansar mengaku, sangat bangga atas keberadaan  rumah singgah yang diresmikan di Batam itu karena sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menginap saat membawa pasien dan keluarga berobat di Batam.

“Khusus di Jakarta, sampai hari ini sangat mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat, khususnya mereka yang tengah berobat di RS Jakarta,” ujar Ansar.

Bahkan lanjutnya, dari laporan pengurus rumah singgah Jakarta yang diterima, saat ini hampir semua kamar rumah layanan singgah itu terisi pasien dan keluarga pendamping.

“Ini membuktikan, kalau masyarakat Kepri yang tengah berobat sangat membutuhkan layanan ini. Kita juga sangat bersyukur, karena dengan keberadaan rumah singgah ini sangat bermanfaat membantu masyarakat yang tengah berobat” tambahnya.

Untuk Rumah singgah yang baru diresmikan di Batam Ansar mengatakan, untuk sementara baru tersedia 5 kamar dengan 16 tempat tidur. Meski begitu, ke depan penambahan tempat tidur akan terus dilakukan dengan target di tahun 2024, rumah singgah di Batam itu bisa mencapai 50 tempat tidur.

“Jumlah ini akan sama dengan keberadaan rumah singgah di Jakarta. Mengingat keberadaan rumah singgah milik Pemerintah Provinsi Kepri baik di Jakarta ataupun Batam ini, kita niatkan untuk membantu masyarakat, khususnya yang tengah menjalani pengobatan,” katanya.

Gubernur Ansar, juga tidak lupa meminta pada masyarakat yang akan menggunakan sarana dan prasarana rumah singgah, untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan. Karena lanjutnya,  rumah singgah ini akan terus dipergunakan untuk melayani semua masyarakat Kepri yang kurang mampu.

Rumah Singgah Mahligai Keris Batam Sudah Terima Warga Pulau Menginap

Sementara itu, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kepri Abdullah mengatakan, rumah singgah Mahligai Keris Batam yang baru diresmikan saat ini sudah menerima tamu yang menginap dari sejumlah pulau di Kepri.

Keberadaan rumah Singgah ini, kata Abdullah sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat  dari kabupaten kota yang sedang membawa pasien dan keluarganya berobat di RS kota Batam.

“Pasien maupun keluarga pasien selaku pendamping, bisa memanfaatkan rumah singgah ini untuk menginap selama tengah menjalani pengobatan di Batam” jelasnya.

Bahkan saat ini lanjut Abdullah, telah menerima 5 pasien dan keluarga yang sedang berobat di Batam, menginap di Rumah Singgah Provinsi Kepri di Batam itu.

“Pasien dan keluarga ini masuk dari 5 Agustus 2023 lalu. Ke 5 pasien dan keluarga ini berasal dari Bintan, Lingga dan Kepulauan Anambas yang membawa saudaranya sedang berobat di Batam,” jelasnya

Ansar Bagikan 1.500 Beasiswa Jenjang Pendidikan Dalam Negeri

Kegiatan juga disejalankan dengan penyerahan bantuan beasiswa bagi mahasiswa jenjang pendidikan dalam negeri, dengan penerima sebanyak 1.500 orang, 400 penerima diantaranya dari Batam.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hibah kendaraan ambulance dan juga mobil jenazah sebanyak 27 unit serta penyerahan 7 unit bantuan alat berupa tenda kompang dan juga seragam hadroh.

Terakhir, dilaksanakan penyerahan secara simbolis bendera merah putih untuk masyarakat Kepri, yang merupakan bagian dari program gerakan 10 juta bendera merah putih secara nasional. (Advetorial)

Penulis: Presmedia
Editor.  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.