Upacara HUT-RI di Garis Terdepan NKRI Kepri, Mendagri Tito Karnavian Kenakan Baju Adat Kebesaran Melayu

0 2
Jadi Inspektur Upacara (Irup) detik-detik Proklamasi HUT-RI ke-78 tingkat Provinsi Kepri di garda terdepan NKRI di Natuna, Menteri dalam negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mengenakan baju adat kebesaran Melayu Kepri di Natuna Kamis (17/2023). (Foto: Diskominfo/Presmedia.id)
Jadi Inspektur Upacara (Irup) detik-detik Proklamasi HUT-RI ke-78 tingkat Provinsi Kepri di garda terdepan NKRI di Natuna, Menteri dalam negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mengenakan baju adat kebesaran Melayu Kepri di Natuna Kamis (17/2023). (Foto: Diskominfo/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Natuna – Jadi Inspektur Upacara (Irup) detik-detik Proklamasi HUT-RI ke-78 tingkat Provinsi Kepri di garda terdepan NKRI di Natuna, Menteri dalam negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mengenakan baju adat kebesaran Melayu Kepri di Natuna Kamis (17/2023)

Ditemani Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Natuna dilaksanakan Lapangan Pantai Piwang, Ranai, Natuna.

Upacara HUT RI di Natuna ini menjadi istimewa karena dilaksanakan di salah satu kabupaten terdepan Indonesia sebagai Gerbang Utara NKRI dengan Negara luar.

Upacara ini juga dihadiri Gubernur Kepulauan Riau H.Ansar Ahmad beserta jajarannya, serta Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Forkopimda Kepri Bupati Natuna Wan Siswandi, Forkompinda Kabupaten Natuna Kepala OPD Pemprov Kepri dan Kabupaten Natuna, Pimpinan Instansi Vertikal, serta Ketua dan Pengurus LAM Kepri.

Bertindak sebagai Komandan Upacara Letkol Infanteri Morison Chandra, selaku Komandan Cadangan Komisaris Polisi Ahmad Prasetyo selaku Perwira Upacara Mayor Laut (Pelaut) Putra Jaya Burnama, Cadangan Perwira Upacara Mayor Infanteri Robeth Panjaitan, dan sebagai Komandan Paskibraka Pengibaran Letnan Daniel Denis Maurtis Mambrasar.

Sementara itu, putra-putri terbaik Kepri yang bertugas mengibarkan bendera merah putih dalam komandan Pasukan 17 terdiri dari Sakti Zalyhandra.

Komandan Pasukan 8 Salsa Nabila Az, Pembawa Baki Bendera Yacinta Putri Malaya. Cadangan Pembawa Baki Pengibaran Fidelya Zalianty.

Sedangkan penggerek Bendera M.Robeth Aziz Al Wafi dan pembentang Bendera adalah Mizki Dwi Murti dan mengulur tali Bendera adalah Rafi Kahar Nandika.

Dalam melaksanakan tugas anggota Paskibraka juga melaksanakan tugas dengan sempurna. Bendera Merah putih yang dikibarkan, sempurna naik ke unjung puncak tiang dan berkibar dengan sempurna.

Dalam amanatnya, Menteri dal Negeri Tito Karnavian mengatakan, bahwa pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ini, hendaknya tidak dimaknai sebagai kegiatan ritual dan seremonial semata.

“Peringatan HUT-RI ini harus dihayati, sebagai peringatan atas peristiwa penting, yang merupakan awal mula berdirinya negara Indonesia,” ujar Tito.

Semangat perjuangan, tambahnya, hendaknya ditanamkan kepada generasi muda, agar dapat mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

“Seperti yang kita ketahui pula, letak posisi Kabupaten Natuna merupakan posisi yang sangat strategis berada di perbatasan terluar NKRI, generasi muda harus mengambil peluang tersebut,” tambah Tito.

Dalam kesempatan itu, Tito juga berharap Natuna sebagai daerah terdepan, terluar, dan terpencil nya Indonesia, harus menjadi prioritas di daerah perbatasan untuk perkembangannya.

“Natuna adalah daerah, yang geopolitik dan geodefense-nya sangat tinggi, sehingga menjadi prioritas bagi Presiden RI untuk perhatian khusus dalam penanganannya,” ujar Tito.

Ke depan lanjutnya, pemerintah juga berharap Natuna menjadi daerah yang jauh lebih baik lagi dengan adanya daerah check point dan penanganan yang baik nantinya.

Penulis: Presmedia
Editor  : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.