Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Tertinggi di Sumatera, IPM Kepri 2019 Capai 75,48 Poin

Tren Pertumbuhan IPM Kepri dari 2013 sampai 2019 menurut Data BPS.
Tren Pertumbuhan IPM Kepri dari 2013 sampai 2019 menurut Data BPS.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri menyatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) provinsi Kepri 2019 mengalami peningkatan dibanding tahun 2018.

Pada tahun 2019, IPM Kepri mencapai 75,48, angka ini meningkat sebesar 0,64 poin dibanding IPM Kepri tahun 2018 yang sebesar 74,84.

BPS juga mengatakan, dalam catatanya, IPM Kepri berstatus “tinggi” sama dengan statusnya pada 2018. Dan untuk ukuran Sumatera, Kepri berada di peringkat pertama, Dibawah Kepri ada Riau, Sumbar, Aceh, Sumut, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Sumsel dan Lampung.

Sementara di Indonesia, Kepri berada di peringkat ke empat, di bawah Jakarta, Yogyakarta dan Kalimatan Timur.

Baca Juga

Nilai Ekport Kepri Turun September 2019 

Menanggapi capaian peningkatan IPM ini, Plt.Gubernur Kepri Isdianto menyatakan, sangat berterima kasih kepada semua pihak, atas sejumlah kemajuan yang diraih Negeri Segantang Lada ini.

“Kami bersyukur pembangunan manusia di Kepri terus meningkat. Statusnya pun tinggi dibanding daerah lain. Ini adalah buah dari kebersamaan dan komitmen kita bersama, saya yakin tahun depan IPM Kepri ini akan terus meningkat lagi,”kata Isdianto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (18/2/2020).

Dalam laporannya yang disampaikan ke Isdianto, BPS juga mengatakan, dengan peningkatan IPM Kepri ini menjelaskan, bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

Misalnya, bayi yang baru lahir memiliki peluang untuk hidup hingga 69,80 tahun, meningkat 0,16 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang untuk bersekolah selama 12,83 tahun, meningkat 0,01 tahun dibandingkan pada 2018.

Penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 9,99 tahun, meningkat 0,18 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengeluaran per kapita disesuaikan telah mencapai 14,466 juta rupiah pada tahun 2019, meningkat 490 ribu rupiah dibandingkan tahun sebelumnya.

“Peningkatan ini karena kerja bersama semua pihak di Kepri. Semua berperan membuat Kepri menjadi semakin baik. Kita pertahankan kebersamaan dan kerja bersama ini,”kata Isdianto.

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...