Cegah Kejahatan Digital, Polri Akan Bentuk Direktorat Siber di 9 Polda

0 10
Ilustrasi kejahatan digital. (Foto: Pixabay/Presmedia.id)
Ilustrasi kejahatan digital. (Foto: Pixabay/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Jakarta – Polri akan membentuk direktorat siber di sembilan Polda di Indonesia guna mencegah dan menangani kejahatan dengan berbagai modus baru yang memanfaatkan kecanggihan teknologi digital.

Hal tersebut diungkapkan Karo Wassidik Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Iwan Kurniawan, dalam acara Forum Merdeka Barat 9, Senin (21/8/2028) dikutip dari InfoPublik.id.

“Ke depan mungkin di Indonesia akan dibentuk di sembilan wilayah (direktorat siber),” kata Iwan.

“Kita melihat wilayah tersebut memang cukup banyak masalah kejahatan-kejahatan siber. Sembilan wilayah akan dibentuk direktorat,” sambungnya.

Iwan menjelaskan, jika saat ini kejahatan siber masih dibawah naungan Direktorat Kriminal Khusus yang ada di jajaran Polda. Kedepanya akan langsung ditangani oleh Direktorat Siber.

“Nanti setiap Polda akan ada Direktorat Kriminal Khusus sendiri, Direktorat Siber sendiri dan Direktorat Kriminal Umum sendiri,” ungkapnya.

Menurut Iwan, Direktorat Siber nantinya yang akan langsung menangani kasus-kasus kejahatan siber seperti judi online dan lainnya.

“Mudah- mudahan di sembilan wilayah Polda akan dibentuk nanti,” tambahnya.

Dalam menangani kasus kejahatan digital, lanjutnya, Polri akan terus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Ada beberapa laporan kasus kejahatan digital yang diterima oleh Polri diantaranya, penipuan online dengan modus mengirimkan file berekstensi Android Package Kit (APK) dan pinjaman online.

“Termasuk kasus judi online yang terus dilakukan penegakan hukum. Di mana Polri sudah banyak mengamankan pelaku judi online yang prosesnya sudah pada tahap pengadilan,” pungkasnya.

Penulis: Presmedia
Editor  : Redaktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.