Ultimate magazine theme for WordPress.
Bhayangkara 74

Rusdi Mengaku Otak Pelaku Yang Ajak dan Bagi Tugas Kawananya Merampok Nasabah Bank

Empat Terdakwa Perampokan Nasabah Bank Saat diperiksa dan dimintasi Keteranganya sebagai Terdakwa di PN Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Terdakwa Rusdi Hamzah satu dari 4 kawanan perampokan Nasabah bank Mandiri di Tanjungpinang, mengaku sebagai otak pelaku yang merencanakan, mengajak 3 temanya bahkan yang membagi tugas saat melakukan aksi perampokan pada korban Antoni.

“Saya yang merencanakan, mengajak Teguh, Wahyuni dan Marsuk dari Batam untuk merampok nasabah Bank di Tanjungpinang,”ujar Rusdi Hamzah kepada Majelis Hakim, saat diperiksa sebagai terdakwa di PN Tanjungpinang,Rabu,(19/2/2020).

Setelah mengajak ke 3 kawanya itu dari Batam ke Tanjungpinang, Selanjutnya Rusdi mengontrak kos-kosan di Kilometer 16 arah Tanjunguban. Sebelum melakukan aksi jahatnya, ke 4 kawanan itu sempat menginap selama 3 hari di Kost tersebut.

“Setelah tiga hari menginap di kosan, kemudian kami mulai aksi melihat nasabah Bank untuk dirampok. Yang membagi tugas sama kawan-kawan saya,”ujar Rusdi.

Dalam aksi perampokan terhadap Antoni, lanjut Rusdi, Dua rekanya Teguh dan Marsuk bertugas melakukan pemantauan didepan Bank Mandiri Km 9. Sedangkan Dia dan Wahyuni menunggu informasi dari kedua rekannya itu.

“Saya dan Marsuk memantau didepan Bank, begitu sudah melihat nasabah yang membawa uang saya langsung menelepon Rusdi,”ujar terdakwa Teguh.

Selain memantau Nasabah Bank yang akan menjadi sasaran mereka, Terdakwa Marsuk mengaku, bertugas memangsang paku dibelakang ban sebelah kiri mobil korban Antoni yang saat itu terparkir di depan toko roti Holland Bakery km 9 Tanjungpinang.

“Paku ditancapkan ke kotak rokok, kemudian di letak di belakang ban mobil sebelah kiri, satu paku aja. Cara itu saya lihat You Tube kemudian kami tunggu tidak lama kemudian mundur dan sudah terdengar bunyi ban kempes,”ujar Marsuk.

Setelah itu, lanjut Kawanan Rampok ini lagi, Rusdi dan Teguh yang menggunakan motor langsung mengikuti korban sampai ke Batu 7 Bengkel Sriwijaya Motor.

Dan ketika korban lengah dan berhenti didepan bengkel, dana yang disimpan korban saat itu di bangku belakang mobilnya langsung diambil terdakwa Wahyuni, sedangkan Rusdi saat itu menunggangi motor. Dan setelah uang diambil, keduanya langsung kabur menggunakan motor tersebut.

Kronologis Penangkapan Versi Terdakwa

Kemudian, Rusdi juga menjelaskan, Saat ditangkap Polisi, pihaknya saat itu sedang bersiap-siap kabur, Tapi saat Wahyuni dan Teguh menunggu taksi di depan warung, dirinya melihat kedua temannya telah ditangkap oleh polisi. Begitu juga dengan rekannya Marsuk ketika ingin kembali ke dalam kos-kosan didepan pekarangan kos-kosan itu Marsuk juga langsung ditangkap oleh Polisi.

Sementara dirinya yang saat itu ingin lari, saat balik badan, ternyata sudah ditodong senjata oleh polis. “Saya disuruh angkat tangan dan tiarap kemudia tas ransel yang di gendong di dibuka dan diambil oleh Polisi,”terangnya.

Ketiga terdakwa, Marsuk, Teguh Wahyuni, dan Rusdi juga membenarkan saat ditangkap dan di BAP polisi barang bukti Tas masing-masing milik terdakwa yang berisi uang juga diamankan oleh polisi.

Penulis:Roland/Redaksi

Comments
Loading...