Ultimate magazine theme for WordPress.
Bhayangkara 74

Uang Rampokan Mau disumbang ke Rumah Ibadah? Rusdi dan Kawananya Akhirnya Ditangkap Polisi

Empat Terdakwa Perampokan Nasabah Bank Saat diperiksa dan dimintasi Keteranganya sebagai Terdakwa di PN Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Selain menjadi otak pelaku yang merencanakan, mengajak dan membagi tugas aksi perampokan Nasabah Bank di Tanjungpinang, Terdakwa Rusdi Hamzah dan Wahyuni mengaku juga sempat berniat menyumbangkan uang hasil rampokanya ke rumah Ibadah setelah dibagi.

Namun ternyata Tuhan tidak sudi, dan sebelum dana itu mengalir ke rumah ibadah yang direncanakan, kawanan rampok ini akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Tanjungpinang di kos-kosan Kilometer 16 arah Tanjunguban.

“Uang hasil rampokan, kami bagi di kos-kosan, saya yang bagi untuk 4 orang, Saya dan Wahyuni masing-masing Rp 55 juta, Marsuk dan Teguh masing – masing Rp 52.500.000,”jelas Rusdi saat diperiksa sebagai terdakwa di PN Tanjungpinang, Rabu,(19/2/2020).

Selain itu, Rusdi juga memaparkan jumlah uang yang berhasil di rampok dari mobil korban seluruhnya berjumlah Rp 215 juta dengan pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 110 juta, pecahan Rp 50 ribu sebanyak Rp 1 juta, sedangkan pecahan Rp 5 ribu sebanyak Rp 5 juta.

“Niatnya Rp 5 juta dari saya dan Wahyuni mau disumbangkan ke rumah ibadah, Tapi saat mau kabur kami ditangkap,”ujarnya.

Rusdi menjelaskan mereka ditangkap Polisi, saat Wahyuni dan Teguh menunggu taksi di depan warung, Saat itu, dirinya melihat kedua temannya telah ditangkap polisi.

Begitu juga dengan rekannya Marsuk, ketika ingin kembali ke dalam kos-kosan, didepan pekarangan kos-kosan Marsuk langsung ditangkap Polisi.

Sedangkan dirinya yang saat itu ingin lari, Saat berbalik polis sudah menodongkan senjatanya. “Saya disuruh angkat tangan dan tiarap kemudia tas ransel yang di gendong di dibuka dan diambil oleh Polisi,”terangnya.

Ketiga terdakwa, Marsuk, Teguh Wahyuni, dan Rusdi juga membenarkan saat ditangkap dan di BAP polisi barang bukti Tas masing-masing milik terdakwa yang berisi uang juga diamankan oleh polisi.

Atas keterangan keempat terdakwa, Ketua Majelis Hakim, Romauli Purba, serta didampingi oleh Majelis Hakim Anggota, Eduard P Sihaloho dan Corpioner menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda pembacaan tuntutan.

Penulis:Roland

Comments
Loading...