Ultimate magazine theme for WordPress.
Bhayangkara 74

Pemilik Toko Aki Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pengerusakan Motor

Gambar CCTv saat terduga pengerusakan motor, menyiramkan air Aki.
Gambar CCTv saat terduga pengerusakan motor, menyiramkan air Aki.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Sofian Li, terduga penyiram motor karyawan Morgan Bakery dengan air Aki di jalan Gatot Subroto KM 5 Tanjungpinang, dilaporkan ke Polisi Kamis
(23/1/2020) kemarin.

Pengelola toko Morgan Amri Widodo mengatakan, yang membuat laporan pengaduan atas dugaan pengerusakan terhadap motor itu adalah pegawai tokonya sendiri.

Amri memaparkan, dugaan pengerusakan yang dilakukan terduga Sofian Li, yang pemilik toko Aki disamping tokonya, tertangkap kamera CCTv ketika sedang melakukan penyiraman Aki terhadap 3 unit sepeda motor pegawainya sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa(21/1/2020).

“Yang di siram sepeda motor saya, Jupiter MX, Vario dan Beat,”ujar Amri saat ditemui di Toko Kue Morgans,Senin (24/2/2020).

Amrih mengungkapkan, akibat penyiraman air aki itu, Jok dan body sepeda motor milik pegawainya itu mengalami kerusakan.

“Di jok motor, cap-cap bekas terkelupas terkena air aki di kapnya. Ketahuannya sore ketika pegawai mau pulang,” katanya

Lebih lanjut, Amri juga menjelaskan Penyiraman dengan menggunakan air aki itu juga terekam CCTV. Di rekaman itu terlihat terlapor yang menyiram ke parkiran toko sebanyak dua kali.

Selain itu, Amri menyebutkan tidak hanya melaporkan kejadia itu ke pihak Kepolisian, tetapi juga melaporkan dugaan pencemaran, atas pembuangan air aki secara sembarang kelingkungan sekitar yang juga dilakukan pemiliki toko tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang.

“Selama ini terlapor juga sering membuang air aki (limbah B3) ke saluran drainase depan maupun belakang ruko miliknya.

“Dia juga buang keparit belakang dan depan. Itu anak buahnya yang bilang. Sering ada aroma cium yang bau aki di belakang,”katanya.

Atas Laporan itu baik polisi maupun DLH Tanjungpinang sudah mendatangi lokasi. Namun setelah ke TKP melakukan pengecekan lokasi DLH tidak menemukan ada limbah yang tertampung.

“Itu benar dan sudah di tindaklanjuti DLH, bukan pencemaran lingkungan tapi dugaan pengerusakan,”kata Hendri Kepala DLH Tanjungpinang.

Penulis:Roland

Comments
Loading...