Ultimate magazine theme for WordPress.

Revitalisasi Drainase Jalan Yos Sudarso Terkendala Bangunan, DPRD dan Camat Turun Ke Lokasi

Anggota DPRD Bintan dan pihak Kecamatan saat mendatangani rumah warga gang becek jalan Yos Sudarso Tanjunguban-Bintan.
Anggota DPRD Bintan dan pihak Kecamatan saat mendatangani rumah warga gang becek jalan Yos Sudarso Tanjunguban-Bintan.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Revitalisasi drainase jalan Yos Sudarso kelurahan Bintan Utara, terkendala bangunan warga yang berdiri di atas drainase. Pihak kecamatan dan anggota DPRD Bintan langsung turun ke lokasi.

Wakil ketua komisi II DPRD Bintan Indra Setiawan mengatakan, awalnya pemerintah kabupaten Bintan sudah mengalokasikan anggaran revitalisasi Drainase di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tanjunguban yang sering banjir jika hujan lebat itu sebesar Rp.163 juta lebih di APBD Bintan.

“Tapi pelaksanaan pembangunannya, terkendala sebab ada bangunan milik warga yang berdiri diatas drainase, dan untuk menyikapi hal itu, kami dari DPRD dan pihak kecamatan sudah turun ke lokasi,”ujarnya, Jumat,(28/2/2020).

Dilokasi, lanjut Dia memang ditemukan bangunan warga yang menutup drainase persisnya di gang becek jalan Yos Sudarso.

“Dari diskusi yang kita lakukan dengan warga, kita memberikan pemahaman soal penataan dan penanganan banjir yang selalu terjadi di kawasan itu.Kita juga memberi pemahaman dan mengajaknya untuk berperan dalam mengatasi banjir dan menata kawasan agar tidak kumuh,”ujar Indra.

atas diskusi itu, pemilik bangunan paham san akhirnya ada kesepakatan jika bangunan yang berada diatas drainase itu akan dipindahkan.

“Dari kesepakatan yang dilakukan, dipastikan pembangunan drainase tetap berjalan. Ini kan untuk kepentingan masyarakat luas,”jelasnya.

Selain itu,kata Indra, masyarakat juga perlu diberi sosialisasi dan pemahaman Bahwa, membangun sebuah bangunan diatas drainase itu bertentangan dengan ketertiban dan aturan bangunan. Namun jika nantinya masih ada yang membandel terpaksa yang menangani selanjutnya Satpol PP Bintan. Pastinya akan dibongkar paksa.

Selain itu, dengan alokasi dana APBD Rp 163 juta lebih dengan rincian Rp 138,2 juta dan untuk pembangunan fisik dan Rp.25 juta untuk perencanaan, diharapakan akan dapat merevitalisasi kawasan tersebut, agar tidak terjadi banjir lagi.

“Dengan penataan drainase dan lingkungan ini kita juga berharap akan membuat wilayah Kelurahan Tanjunguban tidak menjadi kumuh,”ujarnya.

Penulis: Hasura

Comments
Loading...