Ketua TP-PKK Bintan Fokuskan Pencegahan Stunting Pada 1000 HPK Bayi

0 26
Ketua TP-PKK Bintan Hafizha Rahmadhani melalukan sosialisasi pencegahan stunting kepada pelajar SMA putri di Aula Putri Pandan Berduri SMAN 1 Toapaya Rabu (11/10/2023)
Ketua TP-PKK Bintan Hafizha Rahmadhani melalukan sosialisasi pencegahan stunting kepada pelajar SMA putri di Aula Putri Pandan Berduri SMAN 1 Toapaya Rabu (11/10/2023)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Wujudkan Bintan Zero Stunting, Ketua TP PKK Bintan Hafizha Rahmadhani memfokuskan penanganan dan pencegahan Stunting pada 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) bayi.

Hafizha mengatakan, pencegahan sejak awal ini yang seharusnya menjadi salah satu fokus dan prioritas, selain menekan angka stunting yang sudah ada.

“Dari seribu Hari Kehidupan Pertama Bayi ini, merupakan masa emas pencegahan stunting,” ujarnya saat melakukan sosialisasi bebas stunting kepada pelajar SMA putri di Aula Putri Pandan Berduri SMAN 1 Toapaya Rabu (11/10/2023)

Sebagai bahan sosialiasi, saat itu juga diajak siswa SMA Putri Nonton Bareng Film Edukasi bertajuk Gasing (Gerakan Anambas Sehat dan Bebas Stunting) di Anambas.

Kepada Pelajar Putri, Hafizah juga mengatakan, selain 1000 HPK bayi lahir, pencegahan stunting juga perlu dilakukan saat pra nikah.

Hal ini dilakukan melalui, pemeriksaan kesehatan pasangan wanita dan laki-laki yang mau menikah ke dokter untuk mengetahui kesiapan mempunyai anak setelah menikah.

“Jauh sebelum itu juga harus ada pencegahan pra nikah. Adik-adik semua harus paham itu” jelas Hafizha.

Selanjutnya kata dia, sosialisasi, edukasi hingga pendataan dan pengawasan di lapangan pun tak luput menjadi bagian dari upaya yang dilakukan.

Poin penting disampaikan Hafizha terkait bagaimana pencegahan stunting yang paling utama lewat 1000 Hari Kehidupan Pertama (HPK).

Stunting sendiri memang bukan merupakan indikasi yang mematikan, namun efek tahunan bahkan seumur hidup yang bisa merusak kecerdasan dan pertumbuhan fisik. Maka perencanaan yang matang sebelum menikah dan memiliki anak memang menjadi sebuah keharusan.

“Sosialisasi, edukasi dan semuanya tidak cukup. Harus kita aplikasikan ya. Adik-adik semua kan generasi terpelajar, pahami betul-betul dan bantu edukasi ke masyarakat maupun teman sejawat” tambahnya.

Usai mengikuti nobar, Hafizha juga sempat memasangkan sarung kursi pada bus Sekolah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi.

Upaya-upaya yang dilakukan sejauh ini bagi Hafizha akan berbuah manis nantinya asal dengan niat yang benar dan dilakukan secara berkesinambungan.

Penulis: Presmedia
Editor  : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.