Ultimate magazine theme for WordPress.

Mendagri Tegaskan Pemadam Kebakaran Jadi Dinas Tersendiri

Mendagri Tito Karnavian saat memberi keterangan Pers usai upacara HUT ke-101 Damkar dan Penyelamaatan di Bantul provinsi Yogyakarta.
Mendagri Tito Karnavian saat memberi keterangan Pers usai upacara HUT ke-101 Damkar dan Penyelamaatan di Bantul provinsi Yogyakarta.

PRESMEDIA.ID,Bantul- Menteri dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, Di Seluruh dunia ada tiga unit tugas yang menjadi bagian dari emergency atau keadaan darurat, yaitu aparat keamanan, pemadam kebakaran (Damkar) dan ambulans. Bahkan di beberapa negara seperti di Spanyol berlaku sistem satu atap.

Damkar sebagai bagian dari emergency, lanjut Tito seharusnya memiliki ketersediaan aparatur dalam jumlah kuantitas dan kompetensi aparatnya.

“Secara jumlah hingga saat ini hampir di seluruh daerah menyatakan masih terdapat kekurangan tenaga Damkar sesuai dengan ketentuan yang ada,”ujar Tito Karnavian dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT Damkar dan Penyelamatan ke-101 digelar di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY, Minggu (1/3/2020).

Oleh karena itu, sebut Tito, Penyelenggara Damkar dan Penyelamatan seharusnya diwadahi oleh perangkat daerah yang mandiri menjadi satu dinas tersendiri. Bahkan secara tegas dalam PP No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah menyatakan bahwa penyelenggara Damkar adalah dinas daerah provinsi dan dinas daerah kab/kota yang menyelenggarakan sub urusan kebakaran.

“Jadi harusnya dinas tersendiri, tapi di beberapa daerah menjadi sub dinas. Seolah-olah masalah kebakaran adalah masalah biasa. Ketika terjadi kebakaran baru dicari. Jadi posisi Damkar seperti dilupakan tapi dirindukan,” tutur Mendagri.

Oleh karena itu, sebagai pembina umum dan teknis penyelenggara sub urusan penanggulangan kebakaran dengan berpedoman pada beberapa peraturan yang ada, Mendagri Tito Karnavian telah menetapkan Permendagri No. 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi dan Kabupaten/Kota yang saat ini dalam proses di Kemenkumham untuk diundangkan.

“Sejalan dengan itu setelah diundangkan nanti saya minta kepada seluruh gubernur bupati dan walikota agar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sebagai dinas yang mandiri tidak digabungkan dengan urusan pemerintahan lainnya. Dan pembentukan ini saya minta paling lama dalam tempo satu tahun setelah peraturan tersebut diundangkan,”katanya.

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...