Ultimate magazine theme for WordPress.
Bhayangkara 74

Didakwa Pasal Berlapis Karena Narkoba, Bule Italia: Saya Tidak Perlu Penerjemah Yang Mulia

Terdakwa Davide Ubbialie Elio saat menjalani sidang di PN Tanjungpinang, atas kepemilikan dan penggunaan Narkoba
Terdakwa Davide Ubbiali Elio saat menjalani sidang di PN Tanjungpinang, atas kepemilikan dan penggunaan Narkoba

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Didakwa pasal berlapis karena Narkoba,Terdakwa Davide Ubbiali Elio (23) WN.Italia mengaku tidak membutuhkan penerjemah, karena mengerti dan pasih berbahasa Indonesia.

“Saya mengerti bahasa Indonesia, tidak perlu penterjemah yang mulia,”kata David kepada majelis Hakim yang dipimpin Eduard MP Sihaloho, Corpioner dan Jhonson Sirait dalam sidangkan perdananya di PN Tanjungpinang, Senin (2/3/2020).

Kepada majelis hakim, David juga mengaku aktif dan lancar berbahasa Indonesia karena telah 9 tahun tinggal di Trikora, Bintan Indonesia bersama orang tuanya.

“Saya tinggal di Trikora sejak berumur 14 Tahun ikut dengan orang tua,”ujarnya.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU), Wira Yanu mendakwa David dengan dakwaan berlapis, melanggar pasal 114 Ayat 1 Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dalam dakwaan Pertama.

Dalam dakwaan ke Dua, JPU juga mendakwa David dengan pasal 111 Ayat 1Jo. Pasal 132 Ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan pasal 127 Ayat 1 huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo. Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Dalam uraian Dakwaan JPU, terdakwa
Davide Ubbiali Elio dikatakan, diamankan Polres Tanjungpinang bersama rekanya, Lu Ronald Reagen dan Kornelis Indra Susanto (Dituntut secara terpisah) atas kepemilikan dan penggunaan narkoba jenis sabu dan Ganja

Awalnya, kata Wira,terdakwa mendatangi kos terdakwa Lu Ronald Reagen di jalan Serai, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang, pukul 18.30 WIB pada Senin(11/11/2019).

Sesampainya di kos itu, Reagen mengajak terdakwa untuk membeli narkoba jenis ganja, sehingga terdakwa memberika uang sebesar Rp 50 ribu kepada terdakwa Reagen. Setelah ganja itu didapat sebanyak 1 paket kecil kemudian terdakwa Reagen membagi menjadi dua paket, untuk dikonsumsi masing-masih dengan cara di hisap seperti rokok.

Usai menghisap ganja itu, terdakwa langsung ke menuju kerumah terdakwa Kornelis Indra Susanto (dituntut terpisah) dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna Hitam BP 1360 Dr yang beralamat di Jalan Kendal Sari nomor 57 RT/RW 001/009 Kelurahan Sei Jang Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang.

“Sampai disana terdakwa Kornelis mengajak terdakwa menggunakan sabu didepan ruko kosong di Jalan Raja Haji Fisabillah Kota Tanjungpinang,”ungkap JPU.

Ke esokan harinya terdakwa merakit alat hisap boong, mengetahui itu anggota Sat Narkoba Polres Tanjungpinang langsung menangkap terdakwa di dalam mobil di parkir Rumah Kost Wales nomor C 03 Jalan Serai, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang, Selasa(12/11/2019) dini hari.

“Dilakukan penggeledahan ditemuka satu paket narkoba jenis ganja 0,21 gram didalam kamar kos,”ungkapnya.

Atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum tersebut, terdakwa David menyatakan tidak keberatan, hingga majelis hakim menunda persidangan selama satu pekan dan memerintahkan JPU untuk menghadirkan saksi guna diperiksa.

Penulis:Roland

Comments
Loading...