Ultimate magazine theme for WordPress.

Warga Kawal Dikabarkan Hilang di Perairan Tambelan

Kapal Km Indopari 5, tempat ABK Dahlan sebelumnya berlayar ke Tambelan.
Kapal Km Indopari 5, tempat ABK Dahlan sebelumnya berlayar ke Tambelan.

PRESMEDIA.ID,Bintan-Seorang warga Kawal Kecamatan Gunung Kijang, Dahlan (30) dikabarkan hilang di Perairan Pulau Pejantan Kecamatan Tambelan. Korban merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Indopari 5.

Kasatpolairud Polres Bintan, AKP Suardi membenarkan hilangnya ABK KM Indopari 5 itu dan hingga saat ini ABK kapal tersebut belum berhasil ditemukan.

“Iya hilang di Perairan Tambelan. Belum ditemukan sampai sekarang,”ujar Suardi, Senin (2/3/2020).

Dari kronologis yang diperoleh, lanjut Suardi, korban bersama ABK Indopari 5 berangkat dari pelabuhan Keke kelurahan Kijang kota, kecamatan Bintan Timur Sabtu (22/2/2020) ke pulau Pejantan desa Pengikik kecamatan Tambelan untuk mengambil Ikan.

Namun setelah sepekan berlayar, tepatnya pada Sabtu (29/2/2020) sekitar pukul 07.00 WIB, Pemilik kapal KM Indopari 5, Andi alias Botak mendapatkan informasi melalui radio kapal bahwa salah satu ABK kapalnya itu hilang di laut.

Informasi yang diperoleh dari Pemilik Kapal, Di kapal itu hanya berisikan dua orang antara lain nakhoda yaitu Zulkifli (35) asal Jalan Korindo dan ABK yang hilang Dahlan (30) asal Kelurahan Kawal,”ujar Polisi sebagai mana diceritakan pemilik Kapal.

Dahlan saat di KM Indopari 5 dikatakan Pemilk kapal bertugas sebagai Kepala Kamar Mesin dan merangkap sebagai ABK.

“Menurut Kapten Kapal, korban hilang di Perairan Pulau Pejantan lebih kurang 30 mil ke arah barat pada titik koordinat Lintang 0.01.900 Bujur Selatan dan 106.43.362 Bujur Timur,”ujar Suhardi.

Korban Dahlan diketahui hilang justeru dari rekanya Firmansysh salah seorang rekan korban pada Kamis (27/2/2020) Jam 9.00 malam. dan saat dapat kabar itu, Kapten Kapal mengakau langsun menghubungi kapal lainnya yang ada disekitar TKP untuk melakukan pencarian.

“Dari pengakuan Zulkifli, saat kejadian cuaca tidak bersahabat. Langit mendung, angin berhembus cukup kencang dan kondisi laut berombak dengan ketinggian gelombang laut 2,5-3 meter,”ujar Suhardi.

Dan setelah Dua hari pencarian tepatnya, Sabtu (29/2/2020) sekitar pukul 07.00 WIB juga tak berhasil menemukan korban. Akhirnya dia memutuskan meninggalkan lokasi kejadian dan kembali ke Kijang Kecamatan Bintan Timur.

“Kapal sampai ke Dermaga Andi (pemilik kapal) Minggu (1/3/2020) sekitar pukul 22.00 WIB. Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh kapal penangkap ikan milik Andi yang beroperasi di Tambelan,” ucapnya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...