Ultimate magazine theme for WordPress.

Serapan DAK Fisik Kepri 2019 Hanya Rp.928 M

Kepala Kanwil Ditjen Pembendaharaan Provinsi Kepri, Teguh Dwi Nugroho.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Realisasi serapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik APBN 2019 Provinsi Kepulauan Riau mengalami penurunan. Dari Rp 1,036 Triliun besaran DAK Fisik Kepri yang dialokasikan di APBN 2019, Realiasai serapanya hanya Rp.928,99 miliar atau 89,66 persen. Jumlah ini, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018 dengan persentase realisasi 94,48 persen.

Kepala Kanwil Ditjen Pembendaharaan Provinsi Kepri, Teguh Dwi Nugroho mengatakan, menurunya realisasi DAK Provinsi Kepri 2019 itu, disebebkan adanya perubahan regulasi sehingga menghambat pembangunan fisik di sejumlah daerah yang dialokasikan melalui dana DAK-Fisik APBN.

“Persoalan lainnya adalah alokasi realiasasi pembangunan sejumlah proyek lebih kecil dari anggaran yang telah dianggarkan, Dua kendala itulah yang menyebabkan realisasi DAK Fisik Kepri 2019 minim hingga alokasi anggaranya dikembalikan ke negara,”ucapnya, Selasa (3/3/2020).

Selain DAK Fisik, lanjut Teguh, penyaluran Dana Desa 2019 juga tidak seluruhnya dapat tercapai 100 persen. Pada 2019 penyaluran Dana Desa Kepri hanya sebesar Rp.260,25 milyar atau 99,59 persen dari jumlah dana desa yang dialokasikan APBN.

Tapi, walau-pun realisasinya mengalami penurunan, penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2019 secara keseluruhan telah berjalan baik dibandingkan tahun 2018. Karena, secara jumlah mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya karena adanya peningkatan alokasi pada tahun 2019.

“Capaian realisasinya di ikuti output dibidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan bidang-bidang lain dari pelaksanaan DAK Fisik,”ujarnya.

Sedangkan untuk Dana Desa sanbung Dia, porsi terbesar masih digunakan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur dasar desa dan pemberdayaan masyarakat yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kepri dan mengurangi kemiskinan serta pengangguran.

Penulis:Ismail

Comments
Loading...