Ultimate magazine theme for WordPress.

Polres Bintan Ancam Pidanakan Toko dan Apotek Penimbun Masker dan Hand Sanitizer

Kapolres Bintan AKBP.Bambang Sugihartono.
Kapolres Bintan AKBP .Bambang Sugihartono.

PRESMEDIA.ID, Bintan- Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono menegaskan, Agar pelaku usaha yang bergerak dibidang peralatan kesehatan maupun sembako tidak memanfaatkan kondisi isu Virus Corona dalam mencari keuntungan.

“Kita minta Apotek, toko obat maupun swalayan tidak menaikan harga masker, hand sanitizer dan sembako. Melainkan tetap menstabilkan seluruh barang kebutuhan masyarakat Bintan. Termasuk ketersediaannya juga,”ujar Bambang di Bandar Seri Bentan, Desa Bintan Buyu, Selasa (3/3/2020).

Bagi pelaku usaha yang kedapatan memanfaatkan kondisi saat ini dengan melakukan penimbunan barang-barang tersebut akan ditindak tegas. Sebab hal itu termasuk perbuatan melanggar hukum sehingga bisa dipidanakan.

Sesuai dengan pasal 107 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan lanjut Bambang, bagi pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok dan atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat dan atau terjadi hambatan kelangkaan barang, lintas gejolak perdagangan hargabarang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 50.000.000.000.

“Oleh karena itu, kita menghimbau dan mengingatkan pedagang, agar tidak menimbun dan menaikan harga masker dan Hand Sanitizer, karna bisa diancam dengan pidana 5 tahun penjara dan denda Rp.50 miliar,”katanya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...