STIP Jakarta dan KSOP Tanjungpinang Gelar Pelatihan Kelautan Pada 240 Pemuda Bintan

0 21
PPLP Tanjung Uban, KSOP Tanjungpinang dan seluruh instansi menyaksikan pembukaan DPM di Hotel Pelangi Tanjungpinang. (Foto: KSOP/ Presmedia.id)
PPLP Tanjung Uban, KSOP Tanjungpinang dan seluruh instansi menyaksikan pembukaan DPM di Hotel Pelangi Tanjungpinang. (Foto: KSOP/ Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta bekerjasama dengan KSOP Kelas IIA Tanjungpinang, melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (DPM) kelautan di Hotel Pelangi, Tanjungpinang dari 13-26 November 2023.

Kegiatan pelatihan ini dilakukan untuk pelayaran dan perkapalan yang diikuti sebanyak 240 Pemuda se-Pulau Bintan.

Hadir dalam acara ini Kepala PPLP Tanjung Uban Sugeng Riono, Kepala KSOP Kelas II Tanjungpinang Ridwan Chaniago dan perwakilan sekolah-sekolah di Tanjungpinang.

Kepala KSOP Tanjungpinang, Ridwan Chaniago, mengatakan DPM ini merupakan program dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dalam upaya meningkatkan SDM di sektor transportasi laut.

“Pelatihan dari 13-26 November 2023 ini tidak dipungut biaya alias gratis. Karena dibiayai menggunakan anggaran negara,” katanya, kemarin.

Para peserta yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan tiga sertifikat sekaligus meliputi sertifikat Basic Safety Training (BST) Niaga, Advance Fire Fighting (AFF), dan Security Awareness Training (SAT).

“Peserta diklat akan mendapat 3 sertifikat. Yang sudah terintegrasi online dan diakses secara pribadi. Sehingga, memudahkan untuk mencari pekerjaan di bidang pelayaran,” jelasnya.

Ketua STIP Jakarta, Ahmad Wahid, berharap para peserta dapat memanfaatkan diklat ini sebaik-baiknya. Sebab, melalui pelatihan ini para peserta akan memperoleh sertifikat kompetensi yang berguna untuk membuka peluang kerja di bidang pelayaran.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat luar biasa. Sebab membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ucapnya.

Penulis: Hasura
Editor  : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.