Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Berpidato Rasis Dalam Bahasa Tionghoa, Bobby Jayanto Dibully Warganet

 

Ketua DPD Nasdem Tanjungpinang, Bobby Jayanto

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang-Diduga berpidato Rasis dalam bahasa Tionghoa pada acara sembahyang keselamatan di Pelantar II Tanjungpinang.Ketua DPD Nasdem Tanjungpinang Bobby Jayanto, dibully warganet Tanjungpinang di media Sosial facebook, sejak Senin hingga Selasa,(11/6/2019).

Selain menampilkan cuplikan bahasa Bobby Jayanto yang sudah diartikan kedalam bahasa Indonesia, sejumlah warganet juga mengatakan,sebagai tokoh dan calon anggota DPRD Kepri, Bobby Jayanto tidak pantas berpidato rasis yang menyebut “Kalau milih orang Kulit Hitam tidak mungkin mereka mau bantu kita etnis Tionghoa”.

Dalam sebuah postingan, warganet juga menyertakan cuplikan, pidato Bobby Djayanto dalam bahasa Thionghoa, berdurasi 16 Menit. dalam postingan itu, Bobby Jayanto diduga mengungkapkan,”Perlu diketahui, pada Pemilu tahun ini, saya mendudukan 2 caleg anggota DPRD kota dari ethnis Tionghoa, dan saya minta mereka harus sukseskan perlombaan Dragon Boat ini.

Baca Juga

Berkat Kepercayaan yang diberikan termasuk saya juga terpilih di DPRD Provinsi, Keuntungan kita memilih sesama Etnis, Bisa bekerja untuk kita, sebaliknya kalau milih orang Kulit Hitam tidak mungkin mereka mau bantu kita etnis Tionghoa,Tulis akun FB Jaka Anggara.

Sementara Aditya Diettzz Tresna dalam akun Info Pinang itu, mengatakan, “Engko tu cari makan di tanah org kulit hitam bob Bob,”sebutnya.

Dan akun facebook Rudi Hartono mengatakan, “Jadilah Tokoh yg menjadi panutan orang banyak bukan sebagian orang #Hitam dan Putih hanya warna #Kompak selalu #Damaiituindah,”sebutnya.

Akun Khalifah Jebat mengatakan, Sebagai anggota dewan yg terpilih seharusnya statement bgtu tidak pantas untuk di ucapkan.Apakah si bob ni lupa yg dia berpijak di daerah org kulit hitam, bagak sengak btol.

Dan Rahman mengatakan, Wajarlah hitam.Nenek moyang kami pelaut, kene trik matahari dan aee. Sementrara itu, Rcky Novrialdi mengatakan “Baru terpilih aja anda udah sok,Bilang orang KULIT HITAM.Apalagi udah dilantik, mungkin anda bilang Kami ini KULIT AYAM,”sebutnya.

Netizen Fitriani Syafei, menyarnkan, Untuk menjaga persatuan dan kesatuan, siapapun kita, apalagi pejabat publik haruslah pikir dahulu pendapatan, jangan sampai menjadi sesal kemudian. Dan pergunakanlah bahasa pemersatu, sehingga.

Bobby Jayanto, yang berusaha dikonfrimasi atas Laporan yang diajukan 4 Ormas serta sejumlah ungkapan warga net ini belum memberikan tanggapan. Upaya Konfrimasi melalui WA ke Hand phonya, juga belum ada jawaban. (Tim Presmedia).

Comments
Loading...