Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Diduga Rasis, ini Pasal yang Menjerat Bobby Jayanto

 

Ketua Partai Nasdem kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto (Foto: ist)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Ketua Partai Nasdem kota Tanjungpinang Bobby Jayanto dijerat UU nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Jika terbukti, Bobby terancam pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp.500 juta sebagai mana pasal 16 UU nomor 40 tahun 2008.

Kasat reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie, Efendri Ali, Rabu, (12/6), mengatakan sesuai laporan warga, Bobby Jayanto disangka melanggar pasal 16 huruf b angka 2 UU nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Baca Juga

Berdasarkam UU nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan diskriminasi ras dan etnis pasal 1 angka 5 ketentuan umum mengatakan, tindakan diskriminasi ras dan etnis adalah perbuatan yang berkenaan dengan segala bentuk pembedaan, pengecualian, pembatasan, atau pemilihan berdasarkan pada ras dan etnis, yang mengakibatkan pencabutan atau pengurangan pengakuan, perolehan, atau pelaksanaan hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam suatu kesetaraan di bidang sipil, politik, ekonomi sosial, dan budaya.

Tindakan diskriminatif sesuai dengan pasal 4 ayat 1 poin b angka 4 yang dilarang dan dapat dijerat dengan pidana penjara berupa, menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang karena perbedaan ras dan etnis yang berupa beberapa perbuatan seperti, satu, membuat tulisan atau gambar untuk ditempatkan,ditempelkan
atau disebarluaskan di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat dilihat atau dibaca oleh orang lain.

Dua, berpidato,mengungkapkan, atau melontarkan kata-kata tertentu di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat didengar orang lain. Tiga, mengenakan sesuatu pada dirinya berupa benda, kata-kata, atau gambar di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat dibaca oleh orang lain.

Filosofi dan semangat UU penghapusan Diskriminasi yang diterbitkan pada masa presiden Susilo Bambang Yudoyono ini, bertujuan untuk, menyamakan kedudukan segala warga negara yang bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan berhak atas perlindungan terhadap setiap bentuk diskriminasi ras dan etnis.

Adanya diskriminasi ras dan etnis dalam kehidupan bermasyarakat merupakan hambatan bagi hubungan kekeluargaan, persaudaraan, persahabatan, perdamaian, keserasian, keamanan, dan kehidupan bermata pencaharian di antara warga negara yang pada dasarnya selalu hidup berdampingan.(Tim Presmed)

Comments
Loading...