Ultimate magazine theme for WordPress.

Tiba di Tanjungpinang 81 WNI Deportasi Dari Malaysia Dikarantina di RPTC

Sebanyak 81 WNI yang dideportasi dari Malaysia, tiba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang dan akan menjalani karantina di RPTC Senggrang.
Sebanyak 81 WNI yang dideportasi dari Malaysia, tiba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang dan akan menjalani karantina di RPTC Senggarang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Sebanyak 81 Warga Negara Indonesia Migran Korban Perdagangan Orang (WNI-M KPO) dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Selasa (24/3/2020) sore.

Koordinator Rehabilitasi Sosial, Tuna-Sosial, dan Korban Perdagangan Orang, Kementerian Sosial RI Pitter M.Matakena mengatakan pihaknya menerima 81 WNI-M KPO yang di deportasi dari Malaysia dengan menggunakan kapal MV.Oceana 2.

“Dari 81 orang WNI yang dideportasi, Perempuan sebanyak 33 orang, laki-laki 46 orang dan 2 orang anak-anak,”ujarnya pada wartawan di Tanjungpinang.

Pitter mengatkan, kondisi suruh WNI-M KPO semuanya dalam keadaan sehat dan hanya satu laki-laki mengalami kecelakaan di Malaysia hingga menyebabkan patah kaki dan lumpuh sampai saat ini.

Ke 81 WNI yang baru tiba dari Malaysia di Tanjungpinang itu, lanjut Potter, sesuai arahan Persiden, akan dikarantina selama 14 hari di di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) di Kilometer 14 Senggarang Tanjungpinang. Karena RPTC merupakan salah satu tempat karantina WNI-M KPO khusunya di Provinsi Kepulauan Riau.

Ia menyampaikan ke 81 WNI – M KPO ini berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Medan, Aceh, dan Jawa Tengah. Iya juga menyampaikan bahwa mereka semua tidak bermasalah karena telah melalui proses pemeriksaan kesehatan sangat ketat di Malaysia.

“Bahkan sebelum ke Tanjungpinang mereka melalui Pelabuhan Telaga Punggur Batam dan telah di cek kesehatan serta telah di Semprot disinfektan oleh petugas,”ujarnya.

Penulis:Roland

Comments
Loading...