DPRD Beri Dukungan, Malah Pemerintah Belum Ajukan Anggaran Penanganan Covid-19 di Kepri

Rapat Pembahasan Percepatan Penanganan Covid-19 antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Kepri.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- DPRD Kepri menyatakan, mendukung sepenuhnya realokasi anggaran APBD untuk Percepatan Penanganan Covid-19 di Kepri.

Sayang-nya, hingga saat ini pemerintah provinsi Kepri belum juga mengajukan realokasi APBD, besaran alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk percepatan penanganan Covid-19 di provinsi Kepri itu. Hal itu terungkap dalam sidang paripurna pembukaan masa sidang ke-2 tahun 2020 DPRD Kepri Senin (23/4/2020) kemarin.

Paripurna yang diikuti lebih dari 20-an anggota, dan dipimpin Wakil Ketua I Dewi Kumalasari itu, turut dibahas langkah DPRD dan pemerintah Kepri dalam percepatan penanganan pencegahan virus covid-19 di Kepri.

Anggota DPRD Kepri Ing Iskandarsyah mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri dan peemrintah kabupaten/kota harus melakukan sinergi dan memiliki rencana konkrit dalam percepatan penanganan virus corona yang telah masuk ke wilayah Kepri.

“Terlebih, sudah ada korban meninggal dunia akibat tertular virus covid-19. Termasuk gugus tugas covid-19 yang sudah di bentuk dalam menangani masalah ini,”ujarnya.

DPRD Kepri lanjut Politisi PKS ini, akan mendukung pengalokasiaan anggaran di ABPD 2020 untuk penanganan covid-19 khusunya dalam pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), sarana dan perlengkapan lain bagi tenaga medis dalam penanganan virus covid-19.

“Termasuk untuk tenaga medis dan kesehatan. Alat masker dll kita minta, agar pemerintaah mengadakan segera,”katanya.

Usulan tersebut juga ditanggapi baik dan disetujui anggota DPRD lainya yang hadir.

Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Kumalasari menyimpulkan, dari pendapat seluruh anggota DPRD yang hadir, DPRD Kepri mendukung penuh upaya penanganan virus covid-19 di wilayah Kepri.

“DPRD dengan fungsi Bugeting atau pengalokasian dan pengesahan Anggaran, meminta Pemerintah Pemprov Kepri, untuk segera menghitung dan mengajujan kebutuhan anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan covid-19 ini,”ujarnya.

Selain, penaganan di kesehatan, lanjut Politisi Golkar ini, Pemerintah juga perlu memikirkan, kelangsungan ekonomi dan perdagangan, khususnya masyarakat yang terdampak langsung (Penderita ODP dan PDP) maupun yang tidak terdampak langsung dari wabah covid-19 di Kepri itu.

“Mulai dari pengadaan alat kesehatan, pemberian insentif dan pada Tenaga Medis, warga masyarakat penderita, covid, serta dampak ekonomi dan hal lainya. Kami mendukung penuh dan kita harus bersatu dalam menghadapi wabah bencana ini,”katanya.

Menangapai hal itu, Sekda Kepri TS.Arif Fadillah sebagai Ketua Tim gugus tugas percepatan Pengendalian Covid-19 Kepri, Mengakui, hingga saat ini pemerintah belum mengajukan realokasi Anggaran APBD untuk dana percepatan penanganan covid di Kepri, karena masih melaukan pengihtunga.

Sementara anggaran opersaional yang digunakan dalam Satatus Kepri siaga covid-19 saat ini, dikatakan masih digunakan dari dana tak terduga Rp.2 milliar dari APBD 2020.

“Untuk dana penanganan Covid-19, saat ini masih kita hitung dan akan segera kita ajukan,”ujar Arif.

Penulis :Ismail

Comments
Loading...