Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tersangka dan BB di Limpah Polisi,Jaksa Segera Tuntut Terdakwa Pembunuh Purnawirawan TNI

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Kejaksaan Negeri Tanjungpinang menyatkan, telah menerima pelimpahan Tersangka dan Barang Bukti (BB) kasus dugaan pembunuhan purnawirawan TNI Angkatan Laut (AL) almarhum Arnold Tambunan dengan tersangka Abdul Alias Adul alias Bedul dari Polres Tanjungpinang, Jumat,(13/6/2019).

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Rizky Rahmatulah mengatakan, dengan dilimpahkanya Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) perkara pembunuhan itu, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang akan segera melakukan penuntutan pada terdakwa Abdul alias Adul.

“Kepala Kejaksaan menunjuk dua Jaksa masing-maing Nolly Wijaya SH, dan Mona Amalia SH yang akan menangani penuntutan terdakwa perkara tersebut,”kata Rizky Rahmatulah pada wartawan.

Rizki melanjutkan, saat ini tim jaksa yang ditunjuk segera menyusun Dakwaan dan dalam waktu dekat akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjugpinang untuk disidangkan,”
katanya.

Baca Juga

Sebagai mana diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan almarhum Arnold Tambunan terungkap atas penyelidikan dan penyidikan Polisi yang menemukan jasad korban di dalam Septik Tank rumah kontrakan almarhum Rasid.

Adapun indikasi motif pembunuhan diduga akibat utang piutang antara korban Arnold Tambunan dan Alm.Rasyid pengusaha tenda.

Sebelum dibunuh, korban (Arnold Tambunan) datang ke rumah Rasyid menagih hutang, namun bukan pembayaran utang yang diterima melainkan penganiayaan hingga korban meninggal dunia.

Enam bulan kasus pembunuhan purnawirawan AL yang dikabarkan menghilang, akhirnya ditemukan dalam septic tank dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Polisi berhasil menemukan jenazah korban dan menetapkan seorang tersangka yang ikut menghabisi nyawa korban selain Alm. Rasyid.

“Atas perbuatanya terdakwa dijerat Pasal 340 junto 338 junto pasal 55 ayat (1) ke 2,”ungkap Rizki Rahmatullah.(Tim Presmed)

Comments
Loading...