Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Mayat Korban Laka Laut Digali Kembali oleh Keluarga

*Isteri Korban Benarkan Itu Jasad Suaminya

Jasad Duma, akhirnya dikebumikan secara Islam setelah lama menghilang di lautan. Duma dikebumikan di TPU desa Batu Lepuk, Kamis (13/6).

PRESMEDIA.ID,Tambelan- Jasad Duma, akhirnya dikebumikan secara Islam setelah jasadnya lama menghilang di lautan. Duma dikebumikan di TPU desa Batu Lepuk, Kamis (13/6).

Duma merupakan korban lala laut yang terjadi 10 Mei dan jasadnya baru ditemukan 30 Mei oleh seorang petani ketika terdampar di pantai Pasir Merah Kecamatan Tambelan.

Sempat dikebumikan oleh warga di Pantai Pasir Merah karena tidak ada yang mengenal jasad Duma, keluarga korban akhirnya menggali kembali jasadnya untuk dikebumikan ulang.

Penggalian mayat korban disaksikan langsung istri korban dan keluarga yang dari Pontianak. Turut hadir menyaksikan penggalian Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu, Alson, Danramil Tambelan, Kapten Thomson Raja Gukguk dan Muspida setempat, Kamis (13/6).

Baca Juga
Jasad Duma, akhirnya dikebumikan secara Islam setelah lama menghilang di lautan. Duma dikebumikan di TPU desa Batu Lepuk, Kamis (13/6).

Missyamsu, mengatakan penggalian dilakukan pukul 09.30. Jasad korban dipertunjukkan kepada istrinya untuk kebenaran identitasnya. “Istri korban membenarkan itu jasad suaminya bernama Duma berasal dari desa Banjar Serasan Pontianak Timur,” kata Missyamsu.

Keterangan istri korban, suaminya berangkat melaut pukul 06.00, 10 Mei. Suaminya bersama empat temannya menggunakan kapal pompong. Setibanya si lautan, pompong mereka tersambar petir yang mengakibatkan pompong pecah. Seluruh penumpang ikut terlempar ke laut dengan luka bakar sambaran petir. Empat nelayan berhasil diselamatkan nelayan lain. Sementara Duma, tak bisa ditemukan selama beberapa hari. Tim SAR Pontianak akhirnya menghentikan pencarian korban karena susah dan tidak ada tanda-tanda jasad korban.

Jasad korban baru ditemukan 30 Mei oleh seorang petani ketika jasadnya terdampar di pantai Merah Kecamatan Tambelan. Korban dikebumikan di Pantai Merah dalam kondisi tubuh mulai pinggang sampai kepala sudah bentuk tengkorak. Sementara bagian pinggang ke bawah masih sebagian utuh karena tertutupi celana training.

Setelah mayat korban digali, ustad yang ikut ke lokasi membersihkan dan memandikan tubuh korban. Sesuai ajaran Islam, jasad korban dikebumikan di TPU desa Batu Lepuk.(***)

Comments
Loading...