Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tidak Terbukti Mencuri Hakim Bebaskan Terdakwa La Mane

*Kasus Plat Besi Jembatan Dompak

Sidang kasus pencurian plat besi baja jembatan Dompak, terdakwa La Mane Bin La Madipulo divonis bebas, Jumat (14/6).

RESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Tidak terbukti mencuri plat besi baja jembatan Dompak, Majelis hakim PN Tanjungpinang membebaskan terdakwa La Mane Bin La Madipulo dari dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Putusan dibacakan Hakim Edward P Sihaloho, Corpioner, dan Romauli Hotmaria Purba di PN Tanjungpinang, Jumat (14/6/2019).

Dalam putusanya, majelis hakim yang diketuai Edward P Sihaloho mengatakan, sesuai dengan fakta dan data di persidangan terdakwa La Mane bin La Madipulo, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pidana pencurian pemberatan dan pencurian sebagai mana dakwaan primer dan subsider Jaksa Penuntut Umum.

“Atas perbutannya yang tidak terbukti, terdakwa sebagai mana identitasnya diatas, dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan Jaksa penuntut umum,”ujar Hakim Edward.

Baca Juga

Lebih lanjut hakim menyatakan, mengembalikan nama baik harkat dan martabat terdakwa.

Sebelumnya, JPU M.Andi Arif dari Kejaksaan Tinggi Kepri menuntut terdakwa La Mane dengan hukuman 2 Tahun penjara, sebagai mana dakwaan Primer melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHPidana.

Namun Hakim Psngadilan menyatakan, tudak terbukti mencuri sebagai mana yang didakwakan JPU.

Atas putusan tersebut, Jaksa penuntut umum M.Andi Arif menyatakan pikir-pikir. Sementara terdakwa La Mane yang mendengar putusan tersebut langsung sujud syukur didepan majelis hakim, dan menyatakan menerima putusan hakim tersebut.

Sebelumnya, terdakwa La Mane, ditetapkan penyidik Polda Kepri sebagai tersangka pencurian plat beji baja Jembatan Dompak, dan oleh Jaksa penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Kepri mendakwa terdakwa La Mane dengan pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHPidana dalam dakwaan Primer dan pasal 362 KUHPidana.

Kuasa hukum terdakwa La Mane, Ujang Musa SH,MH dalam pledoi pembelaanya juga mengatakan, dalam kasus klienya, Polisi dituding melakukan diskriminasi dan kesalahan perapan pasal dalam penegakan hukum pada kasus pencurian plat baja besi yang disangkakan kepada klienya.

“Khusus dalam kejadian perkara, pihak klien kami (La Mane) dalam fakta persidangan hanya sebagai fasilitator pembeli Besi plat baja ini, dan bukan sebagai pencuri sebagai mana dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum,”ujarnya.

Penjualan serta pengambilan Plat baja sisa pembangunan Jembatan tambah dia, juga terungkap, ternyat sudah merupakan yang ke tiga, dan sebelumnya dilakukan pelaku utama dengan orang lain.

Kemudian, Andi Cori memerintahkan anak buanya, Sahbudin mencari pembeli, ketemulah La Mane, kemudian La Mane mencarikan pembeli lagi, sangat tidak tisak tepat dengan dakwaan JPU yang mendakwa dan menuntut La Mane dengan pasal Pencurian Pemberatan pasal 363 ayat 1 angka 4 KUHP.

“Karana sesuai dengan fakta, yang mengambil adalah Andi Cori Cs, dan bukan La Mane sebagai pelaku pencurianya, tetapi pembeli barang atas pengakuan Andi Cori Cs, yang menyatakan Plat Baja Besi itu, Andi Cori yang menguasai,”ujarnya.

Comments
Loading...