Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tolak Eksepsi Terdakwa Afriyandi, Hakim Perintahkan Pemeriksaan Dilanjutkan

Sidang dugaan politik uang M Afriyandi

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Majelis hakim PN Tanjungpinang menolak nota keberatan Eksepsi kasus pidana pemilu terdakwa M.Afriyandi dan kuasa hukumnya.

Atas penolakan eksepsi terdakwa itu, majelis hakim memerintahkan pemeriksaan perkara pidana pemilu terdakwa dilanjutkan.

Putusan sela dibacakan Ketua Majelis hakim Asep Sofiyan Sauri SH di PN Tanjungpinang, Selasa,(18/6/2019).

Dalam putusanya, Mejelis hakim yang diketuai Acep Sofiyan Sauri dan hakim anggota, Santonius Tambunan dan Edward P Sihalohi mrngatakan, menyatakan, kekeliruan penuntut umum dalam pengetikan pasal didalam urayan dakwaan sebagai mana yang dipermasalahkan terdakwa dan kuasa hukumnya, bukan suatu alasan mrnyatakan, dakwaan Jaksa Penuntut umum kabur dan tidak cermat.

Karena sambung mejelis, setelah majelis hakim melihat dan membaca keseluruhan dakwaan penuntut umum, kesalahan pengetikan pasal dalam uraian dakwaan tidak merobah substansi delik pasal yang dakwaan.

“Kekeliruan pengetikan pasal dalam uraian dakwaan, bukan bersifat prinsipil, karena dakwaan merumuskan materi dakwaan secara lengkap,”ujarnya.

Atas dasar itu, majelis hakim menyatakan, surat dakwaan jaksa penuntut umum sudah sesuai dengan pasal KUHAP serta uraian penuntut umum didalam dakwaan atas pasal yang didakwakan sudah jelas dan lengkap baik secara materil dan formal perkara.

Terhadap alasan kedua, mengenai penyertaan pasal 55 KUHPidana dalam dakwaan, sebagai mana dikatakan PH terdakwa memperluas objek perkara dan menyulitkan terdakwa dalam pembelaan, majelid hakim berpendapat tidak beralasan hukum.

Selanjutnya, atas pertimbangan majelis hakim tersebut, Hakim PN Tanjungpinang menyatakan, eksepsi terdakwa dan kuasa hukumnya tidak dapat diterima.

Sementara terkait keberatan terdakwa dan kuasa hukumnya mengenai penerapan pasal pada saat penyelidikan di Bawaslu dan pasal sangkaan saat penyidikan di Polisi, Mejelis hakim mengatakan, Eksepsi terdakwa dan kuasa hukumnya tidak masuk dalam substansi meteri dakwaan.

Atas pertimbangan majelis tersebut, hakim Acep Sofiyan Sauri menjatuhkan putusan,
Eksepsi terdakwa dan kuasa hukumnya tidak dapat diterima.

Atas ditolaknya nota keberatan eksepsi terdakwa dan kuasa hukumnya, majelis juga mrnyatakan, pemeriksaan terhadap kasus pidana prmilu dengan terdakwa M.Afriyandi harus dilanjutkan.

“Memerintahkan Jaksa penuntut umum, untuk memperbaiki pasal urain dalam dakwaan terdakwa, memerintahkanJaksa penuntut umum, untuk melanjutkan pemeriksan dan menghadirkan saksi dalam perkara tersebut,”ujar Acep Sofiyan Sauri.(PRESMEDIA)

Comments
Loading...