Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pakai Narkoba, Pejabat Kepri ini Terancam Dipecat

 

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan tidak akan beri ampun terhadap pegawainya yang terlibat dalam penggunaan narkoba. Pernyataan Nurdin terkait tertangkapnya tiga orang ASN kasus Narkoba.

“Negara tidak akan beri toleransi,” kata Nurdin dengan berang saat diwawancarai Presmedia di sela sela kegiatan Muscab Pemuda Pancasila di Asrama Haji, Kamis (20/6).

Pria yang juga menjabat ketua DPD Nasdem Kepri ini mengatakan dirinya sudah ingatkan pegawai agar tidak menyalahkan Pemprov jika memberi hukuman kedisiplinan sangsi berat berupa pemecatan.

“Akan kami beri efek jera,” ungkapnya lagi.

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakat Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Kepulauan Riau, Handoko mengakui dua PNS di lingkungan Kemenkumham Kepri diringkus terkait kasus narkoba.

“Informasinya sampai sekarang masih diperiksa (di kepolisian,red),” ungkap Handoko saat dikonfirmasi lewat ponsel.

Handoko mengatakan keduanya merupakan staf di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Tanjungpinang berinisial MH dan RFH. Masih menurut Handoko menyebutkan bahwa RFH memiliki catatan sebagai pengguna. “Sudah pernah direhab” ungkapnya.

Sebelumnya, Satnarkoba Polres Tanjungpinang amankan lima pelaku pengguna narkoba dari tangan para pelaku. Turut diamankan barang bukti 23,97 gram sabu dan 10 butir ekstasi.

Mereka yang ditangkap terdiri dari satu orang ASN Pemprov Kepri, Dua ASN Bapas dan satu honorer Sekwan Kepri. Bahkan satu diantara mereka menjabat Kepala Bidang di Kesbangpol Pemprov Kepri.(PRESMEDIA)

Comments
Loading...