Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

TNI-AL Gagalkan Penyeludupan Sabu 204 Gram Dari TKI di Batam

TNI-AL Gagalkan Penyeludupan Sabu 204 Gram Dari TKI di Batam
TNI-AL Gagalkan Penyeludupan Sabu 204 Gram Dari TKI di Batam

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Unit 1/Jatanrasla Lantamal IV berhasil mengamankan 204 Gram narkotika jenis sabu-sabu dari seorang terduga pemilik dan penyeludup narkotika berinisial Rh.

Pengamanan Narkotika sabu tersebut dilakukan Unit 1/Jatanrasla Lantamal IV di pantai Bakau Serip Nongsa Batam Sabtu,(22/6/2019).

Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah mengatakan, penangkapan dana pengamanan Rh sebagai pemilik dan penyeludup Narkoba jenis sabu itu, dilakukan Tim F1QR Unit 1/Jatanrasla Lantamal IV yang dipimpin oleh Mayor Laut (T) Rudi Amirudin bersama anggotanya dari Batalyon Infantri 10 (Yonif-10 Mar/SBY).

TNI-AL Gagalkan Penyeludupan Sabu 204 Gram Dari TKI di Batam
TNI-AL Gagalkan Penyeludupan Sabu 204 Gram Dari TKI di Batam

Kronologis penangkapan, kata Arsyad, dilakukan ketika BKO Batalyon Infantri 10 bekerja sama dengan Intelijen, yang mengamankan, sebuah boat pancung berasal dari Johor Malaysia kepantai Bakau Serip Nongsa Batam, tepatnya dititik koordinat 01 10′ 279″ LU 104 04′ 175″ BT.

Didalam boat tersebut, di temujan 31 orang TKI yang datang dari Malaysia. ketika diperiksa, ditemukan satu orang warga yang gerak-geriknya mencurigakan.

Dan saat di geledah, ditemukan barang bukti berupa Narkotika jenis sabu-sabu yang disembunyikan didalam sandal karet pelaku.

Atas temuan ini, Rh dan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 204 gram, uang pecahan rupiah 50 ribu rupiah sejumlahRp.1 juta, uang Ringgit Malaysia sejumlah RM 204, 2 (dua) unit Handpone mer Oppo dan merk Samsung, FotoCopy KTP, 1 unit power, 1 stel kaos panjang warna hitam merah putih, Selimut batik, sandal dari bahan karet, dibawa dibawa ke Lantamal IV Tanjungpinang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Keberhasilan TNI-AL menggagalkan penyeludupan ini, berkat informasi intelijen dilapangan yang diperoleh dan bekerja sama dengan staf operasi, sehingga dengan demikian dapat memberantas masuknya Narkotika jenis apapun yang masuk ke Indonesia lewat laut,”ujar Lantamal.

Selanjutnya, untuk pengembangan dan proses lebih lanjut, TNI-AL menyerahkan tersangka dan Barang Butki diserahkan kepada penyidik BNNP Kepri.(***)

Comments
Loading...