
PRESMEDIA.ID– Badan Pangan Nasional (BAPANAS) melalui Bulog Cabang Tanjungpinang mulai menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari-Maret 2026 di Kota Tanjungpinang. Penyaluran ini merupakan tahap pertama yanh terjadi di Kota Tanjungpinang.
Koordinator Wilayah Bantuan Pangan Kota Tanjungpinang, Windri Aliska, mengataka total penerima bantuan pangan (PBP) di Tanjungpinang mencapai 23.380 orang.
Selain itu, bantuan yang disalurkan juga meliputi 467.600 kilogram beras dan 93.520 liter minyak goreng.
“Kalau untuk PBP nya ini 23.380 orang, kalau untuk minyaknya itu 93.520 liter dan 467.600 kg beras,” ujar Windri Aliska, Sabtu ( 28/3/2026)
Menurutnya, bantuan yang diberikan kali ini merupakan akumulasi dua bulan sekaligus, yakni Februari dan Maret 2026.
Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, yang merupakan gabungan dari dua alokasi bulanan.
“Kalau satu alokasi (perbulan) itu 10 kilogram beras dan 2 liter minyak, karena ini langsung dua bulan,” ucapnya.
Penyaluran tahap awal dilaksanakan di Kelurahan Kamboja dengan jumlah penerima sebanyak 1.331 orang.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan data sebelumnya, seiring pembaruan data penerima dari pusat.
“Kelurahan Kamboja ada 1.331 PBP, Itu mengalami peningkatan,” paparnya.
Windri menjelaskan, data penerima bantuan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga jumlah penerima di setiap kelurahan berbeda-beda.
Diantaranya, Kelurahan Dompak sebanyak 749 PBP, Sei Jang 1.273 PBP, Tanjung Ayun Sakti 719 PBP, Tanjungpinang Timur 804 PBP, Tanjung Unggat 1574 PBP, Tanjungpinang Kota 324 PBP, Senggarang 728 PBP, Kampung Bugis 1242 PBP, Penyengat 392 PBP, Bukit Cermin 1012 PBP.
Kelurahan Kampung Baru 875 PBP, Tanjungpinang Barat 1803 PBP, Kamboja 1331 PBP, Batu IX 3551 PBP, Air Raja 1384 PBP, Pinang Kencana 3373 PBP, Kampung Bulang 682 PBP, dan Melayu Kota Piring sebanyak 1564 PBP.
Terkait distribusi, pihaknya mengatur pola penyaluran agar tidak terjadi penumpukan di lapangan, dengan membagi jadwal berdasarkan wilayah seperti RT dan RW.
Nantinya distribusi di kelurahan lainnya masih menunggu kedatangan stok minyak goreng yang saat ini dalam proses pengiriman.
“Nanti setelah stok tiba, penyaluran akan dilanjutkan ke wilayah lainnya,” pungkasnya.
Penulis:Roland
Editor :Redaktur