
PRESMEDIA.ID, Lingga – Cuaca ekstrim disertai angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda Lingga sejak Sabtu (22/5/2021) lalu berdampak pada kerugian nelayan. Sejumlah kelong Nelayan di Lingga tumbang dan rusak parah.
Anggota DPRD Lingga Sui Hiok, kepada PRESMEDIA.ID, Selasa (25/5/2021) menyampaikan, kerugian yang diderita nelayan akibat bencana ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
”Musibah ini merupakan bencana ekonomi yang besar bagi nelayan di Lingga. Ditambah lagi dengan pandemi Covid sekarang ini, makin memperburuk keadaan,” kata Sui Hiok.
Politisi Partai Demokrat Lingga ini menambahkan, ratusan kelong nelayan yang yang tumbang terdampak cuaca ekstrim itu, tersebar di perairan Pulau, Tanjung Kelit dan Mentuda.
”Atas kejadian musibah ini, masyarakat pemilik kelong tentu akan kebingungan untuk membangun kembali. Karena untuk satu unit kelong lengkap dengan alat-alat, modalnya mencapai Rp 40 juta hingga Rp 50 jutaan,” rincinya.
Melihat kondisi demikian, ia pun meminta Gubernur Kepri serta Bupati Lingga melalui Dinas Perikanan provinsi dan kabupaten agar dapat mengambil langkah untuk membantu nelayan tersebut.
“Mereka tidak berteriak-teriak atas musibah dan kesulitan mereka, tapi kita bisa merasakan betapa bingung dan sulitnya mereka untuk membangun kelong tersebut,” demikian Suihok.
Penulis:Redaksi
Editor :Ogawa