Dinkes Bintan Alokasikan Rp15 Miliar APBD 2026 untuk Bayar Iuran BPJS 97 Persen Warga

Pemkab Bintan melalui Dinkes mengalokasikan Rp15 miliar dari APBD 2026 untuk membayar iuran BPJS Kesehatan 97 persen warga. Targetkan cakupan 100 persen masyarakat.

Kepala Dinkes Bintan Retno Riswati (Foto-Hasura).
Kepala Dinkes Bintan Retno Riswati (Foto-Hasura).

PRESMEDIA.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan mengalokasikan anggaran Rp15 miliar dari APBD 2026 untuk membayar iuran BPJS Kesehatan 97 persen masyarakat Bintan.

Kepala Dinas Kesehatan Bintan, Retno Riswati, menjelaskan, kenaikan anggaran ini dilakukan untuk menyesuaikan biaya iuran BPJS Kesehatan yang mengalami peningkatan pada tahun berjalan.

“Saat ini anggaran untuk meng-cover BPJS Kesehatan masyarakat naik, dengan kebutuhan dana sekitar Rp14 hingga Rp15 miliar,” ujar Retno.

170 Ribu Warga Bintan Jadi Penerima Manfaat

Menurut Retno, anggaran tersebut digunakan untuk membayar iuran BPJS Kesehatan bagi lebih dari 170 ribu jiwa, atau setara dengan 97 persen warga Bintan yang masuk dalam kategori penerima manfaat.

Data tersebut merujuk pada kepesertaan BPJS Kesehatan tahun 2025, di mana total anggaran yang dibayarkan Pemkab Bintan ke BPJS Kesehatan mencapai lebih dari Rp13 miliar.

Memasuki awal tahun ini lanjutnya, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Bintan bahkan telah mencapai 99 persen dari total penduduk.

“Saat ini tinggal sekitar 1 persen atau 1.700-an orang yang belum ter-cover BPJS Kesehatan,” jelas Retno.

Kendati demikian, Retno menegaskan, meskipun cakupan BPJS Kesehatan hampir menyentuh 100 persen, tidak seluruh pembiayaan dibebankan ke APBD Kabupaten Bintan.

Sebagian kepesertaan BPJS Kesehatan warga, ada yang dibayarkan secara mandiri oleh masyarakat, ditanggung perusahaan serta melalui bantuan Pemerintah Provinsi, PBI Pemda Bintan, dan PBI JKN.

Prioritas untuk Warga Tidak Mampu

Kenaikan anggaran BPJS Kesehatan pada tahun ini sebutnya, difokuskan untuk membantu masyarakat kurang mampu, agar seluruh warga Bintan mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

“Semoga tahun ini kita bisa meng-cover 100 persen masyarakat Kabupaten Bintan,” tutup Retno.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi