Enam Warga Positif Covid di Bintan Meninggal Dunia

RSUD Kabupaten Bintan sebagai RS Rujukan perawatan warga yang menderita Covid 19 di Bintan
RSUD Kabupaten Bintan sebagai RS Rujukan perawatan warga yang menderita Covid-19 di Bintan

PRESMEDIA.ID, Bintan – Berita duka dari penderita positif Covid-19 di Bintan kembali terjadi, Enam warga positif Covid-19 di Bintan, dinyatakan meninggal dunia dalam tiga hari Jumat-Minggu (9-11/7/2021).

Dengan penambahan ini, maka jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 di Kabupaten Bintan sudah mencapai 69 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaini, mengatakan ke enam orang warga yang meninggal dunia itu berasal dari Kecamatan Bintan Utara, Toapaya, Gunung Kijang dan Bintan Timur. Terdiri dari 3 orang wanita dan 3 orang pria.

“Rinciannya, satu orang warga Bintan Utara, satu orang dari Bintan Timur, 2 orang dari Toapaya dan 2 orang lagi dari Gunung Kijang. Pasien meninggal dunia ini didominasi warga Lansia, dengan usia 50 tahun ke atas,” ujar Gama.

Sejumlah warga yang meninggal dunia itu, pada 9 Juli ada 3 orang, antaranya SAR (52) seorang pria asal Kampung Simpangan, Kecamatan Toapaya. Dia ditetapkan sebagai pasien kasus 3.048 pada 3 Juni lalu meninggal dunia setelah menjalani isolasi 37 hari di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri.

Berikutnya AHW (81) seorang pria asal Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Bintan Utara. Dia ditetapkan sebagai pasien kasus 3.225 pada 7 Juli dan meninggal dunia setelah menjalani isolasi selama 2 hari di RSUD Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban.

Kemudian PAT (68) seorang wanita asal Pasar Berdikari, Kecamatan Bintan Timur. Dia ditetapkan sebagai pasien kasus ke 3.394 pada 7 Juli dan meninggal dunia setelah menjalani isolasi secara mandiri selama 2 hari di rumahnya.

“Jadi 2 di antara mereka meninggal dunia di rumah sakit dan 1 lagi meninggal dunia setelah menjalani isolasi secara mandiri,” katanya.

Warga yang meninggal dunia pada 10 Juli ada 2 orang. Mereka adalah Nur (61) seorang perempuan asal Kampung Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang. Dia ditetapkan sebagai pasien kasus ke 3.276 pada 7 Juli dan meninggal dunia setelah menjalani isolasi secara mandiri selama 3 hari.

Lalu, SUJ (68) seorang pria asal Jalan Gesek, Kecamatan Toapaya. Dia ditetapkan sebagai pasien kasus ke 3.272 pada 7 Juli dan meninggal dunia setelah menjalani isolasi selama 3 hari di RSUP RAT Kepri.

“Dan yang meninggal dunia pada 11 Juli ada 1 orang. Dia adalah Nur (32) seorang wanita asal Kampung Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang. Dia pasien kasus ke 3.444, mulai isolasi 7 Juli dan meninggal dunia di RSUD Bintan setelah menjalani isolasi selama 4 hari,” jelasnya.

“Kita meminta masyarakat patuh dan taat terhadap 5M. Kemudian mengikuti vaksinasi massal dengan cara itu dapat memutus mata rantai penularan covid-19,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor :Ogawa