Gubernur Ansar Minta PT.BRC Buka Pelayaran Johor Malaysia-Lagoi

Gubernur Ansar saat menyambut kedatangan Wisman Perdana tahun 2024 bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf) RI Sandiaga Uno di pelabuhan BBT Lagoi Senin (1/1/2024). (Foto: Diskominfo Kepri)
Gubernur Ansar saat menyambut kedatangan Wisman Perdana tahun 2024 bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf) RI Sandiaga Uno di pelabuhan BBT Lagoi Senin (1/1/2024). (Foto: Diskominfo Kepri)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Gubernur provinsi kepri Ansar Ahmad meminta PT.Bintan Resort Cakrawala (BRC) selaku pengembang kawasan wisata terpadu Lagoi Bintan, untuk membuka rute pelayaran Ferry dari Johor Malaysia menuju Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi Bintan.

“Mungkin satu sampai dua trip saja dulu dalam satu hari, karena teman-teman di Johor meminta seperti itu. Karena menurut mereka, jika melalui Singapura biaya perjalanan cukup mahal dan perjalanan yang panjang,” ungkap Gubernur Anshar saat menyambut kedatangan Wisman Perdana tahun 2024 bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf) RI Sandiaga Uno di pelabuhan BBT Lagoi Senin (1/1/2024).

Gubernur Ansar Ahmad juga mengatakan, kunjungan wisman ke Kepulauan Riau hingga Oktober 2023 tembus di angka 1,2 juta lebih.

Jumlah itu diperkirakan bertambah hingga penutup tahun 2023 ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, lanjut Gubernur, kunjungan wisman ke Kepri sampai akhir Desember 2023 tembus di angka 1,5 juta.

“Kita bersyukur karena pariwisata Kepri telah revival (membaik) dan berharap tidak ada lagi turbulensi ekonomi. Semoga pariwisata Kepri bisa terus meroket,” pungkas Gubernur Ansar.

Disampaikan Gubernur pula, kunjungan wisman di Kepri tertinggi terjadi pada tahun 2019, dimana kunjungan wisman tembus di angka 2,967 juta kunjungan.

“Kita mesti mengejar itu kembali,” lanjutnya.

Kepri dikatakan Anasar, memiliki modal kuat untuk meningkatkan kunjungan wisman. Indeks Pembangunan Manusia Kepri membaik, berada di angka 79,6 poin urutan ketiga setelah DKI Jakarta dan Jogjakarta, Kepri, baru kemudian Bali.

Angka pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2022 sebesar 5,09 yang secara agregat di tahun 2023 ini diperkirakan bisa mencapai 5,5 hingga 5,6 persen.

Pertumbuhan ekonomi Kepri di tahun 2022 tertinggi di Sumatera dan berada di peringkat kelima atau keempat secara Nasional.

Menurut Gubernur, yang tidak kalah penting adalah angka moderasi agama yang yang hampir mencapai angka 90 persen di tahun 2022 menjadikan Kepri sebagai provinsi terbaik moderasi agama secara nasional.

Semoga ini menjadi modal utama kita secara bahu membahu membangun Kepri sehingga menjadi salah satu lokomotif ekonomi Indonesia yang dibanggakan,” tutup Gubernur Ansar.

Penulis: Presmedia
Editor  : Redaksi