
PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Tiga hari atau (H-3) menjelang lebaran Idul Fitri, Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang sepi dari pemudik, Kamis (21/5/2020).
Kondisi ini, berbanding terbalik dengan kondisi pasar dan Swalayan yang ramai dikunjungi masyarakat di Tanjungpinang.
Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan dan Pelayaran Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Imran mengatakan sampai saat ini penumpang di pelabuhan SBP Tanjungpinang masih sepi dan tidak seperti mudik lebaran tahun lalu.
Imran memaparkan, pengunjung yang datang dan berangkat melalui pelabuhan SBP Tanjungpinang saat ini hanya berasal dari Batam saja, dengan jumlah keberangkatan feri 6-7 kapal per hari.
Sangat menunrun, tiap hari yang hanya 300 sampai 400 an orang saja, dan keberangkatan Feri hanya 6-7 kalai saja per hari,”ujarnya saat di konfirmasi PRESMEDIA.ID Kamsi (21/5/2020).
Sedangkan kapal Feri antar pulau dari Tanjungpinang, seperti ke Kabupaten Lingga dan Karimun, saat ini armada kapal kosong, karena dua daerah itu telah menutup seluruh pintu masuk kedatangan orang.
“Ke Karimun yang saya dengar wajib di Karantina dulu, mungkin itu juga yang membuat masyarakat gak mau mudik,” pungkasnya.
Sepinya pemudik lebaran di Pelabuhan SBP Tanjungpinang ini, sangat berbeda dengan kondisi pasar dan Swalayan yang semakin ramai dikunjungi masyarakat di Tanjungpinang.
Dari pantauan Media, ribuan manusia dari pagi hingga siang “berjubel” dan berkerumun di Pasar jalan Merdeka dan Pasar ikan Tanjungpinang, demikian juga di pasar Bintan Center km 9 Tanjungpinang.
Kondisi ini, sangat bertolak belakang dengan Surat Edaran Wali kota Tanjungpinang tentang kebijakan pelaksanaan Protokoler Kesahatan percepatan penanganan COVID-19, yang melarang kerumunan, dan harus melaksanakan sosial distencing atau Jaga Jarak, menggunakan masker bagi setiap warga yang melakukan aktifitas diluar rumah.
Wendi salah seroang warga Tanjungpinang mengatakan, sangat prihatin atas kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak berkerumun dan bergerombol kepasar tersebut. Demikian juga petugas gugus tugas Pemko, tidak terlihat melakukan penertiban atau sekedar menyapaikan himbuan.
“Parah, makin berjubel, tadi saya lewat pasar Jalan Merdeka dan jalan pasar Ikan rame, petugas nggak ada yang menertibkan atau menghimbau,”sebutnya
Penulis:Roland